YESUS MENYERAHKAN DIRI, BUKAN DITANGKAP

UntitledTeman, terdapat perbedaan yang besar dari kedua kata-kata di atas, antara menyerahkan diri dan ditangkap.

Pernah ada seorang beragama Muslim berkata kepada saya bahwa YESUS itu bukan Tuhan, buktinya DIA ditangkap, disiksa, dan disalibkan. Lalu saya katakan, “Oh, tidak. Dia tidak ditangkap, disiksa, atau pun disalibkan, DIA memberikan diriNYA, DIA mengorbankan diriNYA. Jika DIA tidak menyerahkan diri, tidak ada satu pun makhluk di dunia ini yang dapat menangkapnya.”

Teman, Yesus mati dan disalibkan bukan karena terdesak dan dikepung oleh tentara Romawi. Yesus ditangkap bukan karena tidak ada jalan untuk melarikan diri. Itu bukan kisah yang ditulis oleh ALKITAB!

(Baca juga: MENGENAL KASIH AGAPE: DIKASIHI UNTUK MENGASIHI)

Sejak awal, merupakan inisiatif TUHAN untuk memberikan Juruselamat bagi manusia. Dalam kitab Filipi 2:6-8 dikatakan dengan sangat jelas TUHAN mengambil rupa seorang manusia, merendahkan diri, dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Karena KASIH TUHAN yang begitu besar untuk manusia, itu sebabnya TUHAN mengirimkan anakNYA yang tunggal untuk menyelamatkan Anda dan saya (Yohanes 3:16).

Di dalam Yohanes 8:59 diceritakan bahwa YESUS menghilang dari antara orang-orang Yahudi yang mau melemparinya dengan batu. Kalau YESUS memang hanya manusia biasa yang mengaku-ngaku TUHAN dan datang ke dunia tanpa tujuan yang jelas, maka YESUS akan mati dilempari batu dalam peristiwa ini. Namun Firman Tuhan menceritakan berbeda. Yesus menghilang, karena saat itu belum waktunya bagi DIA, masih ada beberapa hal yang perlu Yesus lakukan dan genapi.

Teman, Yesus lahir ke dunia sebagai 100% manusia dan 100% Tuhan. Dia bukan sekadar manusia yang di-TUHAN-kan, tapi DIA adalah TUHAN itu sendiri yang mengambil rupa manusia dan merendahkan diriNYA dengan membatasi kemuliaan diriNYA untuk menjadi sama seperti manusia.

jesus-carries-the-crossJudul artikel di atas tergambar dengan sangat jelas di dalam Yohanes 19:30, “Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: “Sudah selesai.” Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawaNYA.” Inilah yang sesungguhnya terjadi. Yesus dengan sukarela, tanpa paksaan dari siapa pun, tanpa kesengajaan, dan bukan kebetulan, menyerahkan nyawaNYA.

Teman, Tuhan mengasihi Anda dan saya melebihi apa pun. Dia tidak dibunuh, Dia tidak ditangkap, melainkan DIA menyerahkan diriNYA untuk ditangkap dan dibunuh untuk menyelamatkan Anda dan saya. Untuk menggantikan posisi Anda dan saya di dalam hukuman berat tersebut. Seharusnya kita yang berada di atas kayu salib. Disiksa, dihina, dipukul, dianiaya karena dosa dan pelanggaran yang kita lakukan, namun YESUS, karena begitu besar kasihNYA kepada manusia, DIA datang dan menyerahkan diriNYA untuk menggantikan kita. Terima kasih YESUS untuk darah dan pengorbananMU bagi setiap kami. (penulis: @mistermuryadi)

========================================================================

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika artikel ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda bisa memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s