TUHAN SEDIAKAN PASANGAN YANG SEIMAN

Bahan renungan:

Kejadian 2:18 TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang SEPADAN dengan dia.”

Teman, pasangan yang dari TUHAN pasti akan SEPADAN untuk hidupmu. Minggu lalu kita membahas tentang BERSABAR MENCARI PASANGAN (silakan klik bagi yang belum baca »» “SAYA MAU SABAR MENCARI PASANGAN”). Tahukah Anda ketika terburu-buru mencari pasangan, anak-anak TUHAN seringkali melewatkan pasangan yang telah TUHAN sediakan untuk kita? Adam sedang tidur ketika TUHAN berikan Hawa di sisinya (Kejadian 2:21-22). Bisa Anda bayangkan betapa terkejutnya Adam ketika bangun tidur ada sesosok wanita cantik di sisinya. Itulah TUHAN kita, DIA sediakan bahkan ketika kita tidak sedang sibuk mencari. DIA selalu berikan yang terbaik. Ketika kita mengutamakan dan menjadikan DIA yang terutama di dalam hidup kita, percayalah semuanya akan ditambahkan kepada kita, termasuk pasangan hidup.

Pasangan dari TUHAN itu SEPADAN. Arti kata sepadan ini dalam bahasa aslinya memiliki makna SEIMAN dan SEIMBANG. Dalam renungan hari ini kita bahas mengenai SEIMAN.

Sangat salah ketika anak-anak TUHAN memutuskan untuk memiliki pasangan dari keyakinan yang berbeda. Tapi “Saya akan bawa dia kepada KRISTUS”. Teman, alasan Anda sangat tidak masuk akal. Apakah Anda ingin pasangan Anda menerima YESUS sebagai TUHAN karena motivasi yang salah, bukan karena dia benar-benar mencintai TUHAN, tapi karena Anda. Itu adalah metode penginjilan yang tidak Alkitabiah. Tahukah Anda, beberapa agama melakukan metode di atas? Mereka menikahi orang-orang dari agama lain supaya masuk ke dalam agama mereka. Saya percaya itu bukan cara yang seharusnya dilakukan oleh anak-anak TUHAN.

“Lalu, apa yang seharusnya dilakukan?” Tinggalkan pacar Anda yang berbeda keyakinan itu dan lakukan penginjilan yang benar terhadap dia. Kalau memang dia cinta YESUS, sekalipun dia bukan lagi pacar Anda lagi, dia akan tetap menerima YESUS. Bagaimana kalau hubungannya sudah terlalu lama dan sulit untuk putus? Keputusan ada di tangan Anda. Semakin Anda menunda, akan semakin sulit untuk mengakhirinya. Saran saya, berjalanlah sesuai Firman TUHAN, maka Anda akan dapatkan hasil seperti yang Firman TUHAN janjikan. Jalan seturut Firman TUHAN selalu menuntun kita ke padang yang berumput hijau dan air yang tenang (Mazmur 23).

Bagaimana jika sudah terlanjur menikah? Kalau Anda sudah terlanjur menikah, jangan bercerai. Firman TUHAN menentang perceraian. Tapi beritakan INJIL dengan sabar dan setia kepada pasangan Anda. Tuhan sanggup ubahkan segala sesuatu seturut FirmanNYA untuk mendatangkan kebaikan. Dan perlu diingat, mungkin Anda telah salah langkah dengan menikahi orang yang berbeda keyakinan dan kini Anda tersadar dan TUHAN pulihkan. Teman, masih ada hal yang bisa Anda lakukan untuk menyelamatkan pasangan lainnya, yaitu dengan memperbaiki cara Anda bersaksi.

Jangan pernah katakan, “TIDAK masalah kok menikah beda keyakinan, buktinya saya saja dipulihkan.” Kesaksian ini akan menyesatkan hidup banyak orang. Anda telah salah langkah dan TUHAN pulihkan itu, namun jangan biarkan kesaksian Anda yang salah membuat orang lain salah langkah. Bersaksilah dengan benar, “Saya bersyukur TUHAN pulihkan pernikahan kami, namun buat kamu yang belum menikah, jangan sampai mengambil keputusan seperti yang saya lakukan,” supaya tidak semakin banyak anak-anak TUHAN yang menikahi orang yang salah.

Kenapa harus satu keyakinan / SEIMAN? Yang pertama, saya sangat menyayangkan anak-anak TUHAN yang memutuskan pindah keyakinan karena pasangannya. Itu perbuatan paling bodoh yang anak-anak TUHAN lakukan. Pasangan Anda saja bertahan dengan keyakinannya dan tidak mau meninggalkan keyakinannya demi Anda, tapi anak-anak TUHAN malah rela meninggalkan TUHAN YANG HIDUP demi cinta. Sangat bodoh!

Yang kedua. Teman, Firman Tuhan katakan gelap dan terang tidak dapat bersatu (2 Korintus 6:14). Saya berikan contoh. Misalnya setelah menikah nanti, Anda memiliki dua orang anak. Kira-kira anak-anak Anda mau diajak ke gereja atau ke keyakinan pasangan Anda? Bagaimana jika pasangan Anda berkata “Oke satu ikut saya dan satu lagi ikut kamu?” atau dia berkata “Oke, semuanya boleh ikut kamu”, tapi beberapa tahun kemudian dia berubah pikiran dan berkata “Sekarang giliran anak-anak ikut saya.”

Coba Anda renungkan pertanyaan ini. Apakah Anda siap memiliki “dua kubu” keyakinan di keluarga Anda. Bahkan jika ada salah satu keturunan Anda yang tidak suka akan keyakinan Anda atau pun pasangan Anda, dan dia memutuskan ikut keyakinan yang lain lagi. Anda tidak bisa melarangnya bukan, karena Anda dan pasangan Anda pun berbeda keyakinan. Bagaimana nanti dengan cucu dan cicit Anda? Akan lahir anak, cucu, cicit keturunan Anda yang tidak mengenal dan menolak YESUS. Pernahkah berpikir sejauh ini? Pikirkan hari ini sebelum Anda melangkah terlalu jauh dari Firman TUHAN. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

8 thoughts on “TUHAN SEDIAKAN PASANGAN YANG SEIMAN

  1. Ironisnya justru yang benar2 mengerti kita dan mengenal betul kita adalah yang beda iman … ketika agama memisahkan, kesetiaan kita pada pasangan diuji….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s