PENCOBAAN TIDAK DATANG DARI TUHAN

Bahan renungan:

Yakobus 1: 13-14 Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun. Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.

Semakin sering saya membagikan kebenaran bahwa TUHAN hanya merencanakan yang terbaik dan tidak pernah mengijinkan atau merencanakan hal-hal yang buruk terjadi dalam hidup kita, maka semakin sering juga saya menerima email yang mengatakan bahwa TUHAN-lah yang melakukan hal tersebut. Mari kita kembali menggali kebenaran Firman TUHAN berdasarkan apa yang tertulis di dalam Alkitab. Ayat renungan kita hari ini dengan sangat jelas mengatakan bahwa TUHAN tidak mencobai siapa pun. Anda perlu mengerti dan menyadari sepenuhnya bahwa DIA hanya merencanakan yang terbaik bagi Anda, karena DIA mengasihi Anda lebih dari apa pun (Yohanes 3:16). Itu sebabnya YESUS mengorbankan diriNYA di atas kayu salib 2000 tahun lalu. YESUS naik ke atas kayu salib bukan supaya cobaan semakin banyak datang kepada Anda, melainkan supaya Anda bisa menang dari setiap pencobaan dan hidup di dalam kebaikan dan kemurahanNYA.

“Lalu, kenapa masih banyak hal buruk terjadi dalam hidup saya?” Mungkin ini pertanyaan kebanyakan orang. Di dalam ayat 14 dikatakan bahwa manusia dicobai oleh keinginannya sendiri. Anda tahu keputusan-keputusan kita yang salah dan tidak sesuai Firman Tuhan bisa menyebabkan hal-hal buruk terjadi dalam hidup kita? Dan, itu sama sekali bukan salah TUHAN. “Lalu itu salah siapa?” Anda bisa menjawab pertanyaan ini, bukan? Tentu saja salah kita yang tidak mau percaya kepada kebenaran Firman Tuhan. Itu yang membuat kita mengambil dan membuat keputusan-keputusan yang salah yang pada akhirnya menyebabkan banyak hal yang tidak kita inginkan terjadi.

Saya berikan contoh. Banyak orang berkata bencana alam itu datang dari TUHAN, misalnya saja angin topan. Anda tahu tidak semua tempat di atas muka Bumi ini bisa dijadikan tempat tinggal. Anda perlu mengecek ketinggian tanah dari permukaan air, tebal tipisnya dasar tanah, kelembapan air, kelayakan tanah, dan lain sebagainya. Namun, karena keputusan manusia yang hanya bertujuan mencari uang, mereka membangun rumah di tempat yang tidak seharusnya. Dan, pada saat bencana datang, mereka dengan seenaknya mengatakan “Ini dari TUHAN.” Teman, bukan TUHAN penyebabnya. DIA ada di dalam hidup kita bukan untuk mencobai kita, tapi untuk membawa kita dari satu kemuliaan kepada kemuliaan yang lebih besar. Supaya Anda menjadi kepala, bukan menjadi ekor. Percayalah. (penulis: @mistermuryadi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s