TUHAN TIDAK LAGI MENGHUKUM ANDA

Bahan renungan:

Roma 8:1 Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.

Salah satu sifat dosa yang paling mengerikan adalah membuat kita ingin dihukum. Contohnya, pada saat seseorang menyembunyikan dosa dan suatu kali dosa tersebut ketahuan, orang cenderung berkata dalam hati, “Duh, kira-kira saya akan dijatuhi hukuman apa ya?” Teman, saya ingin katakan segala dosa Anda dan saya, yang dulu, sekarang, dan yang bahkan belum kita lakukan, sudah sepenuhnya ditanggung oleh YESUS 2000 tahun. Yesus sudah membayar hutang dosa Anda LUNAS. Ini artinya TUHAN tidak akan menghukum Anda lagi. Sungguh sebuah fakta yang mengejutkan, tapi itulah kebenaran yang Firman Tuhan katakan.

Dalam Ibrani 10:14 ditegaskan, “Sebab oleh satu korban saja (yaitu YESUS) Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan.” Dosa Anda sudah dihapuskan sepenuhnya. Darah YESUS menyempurnakan dan menguduskan Anda senantiasa di mata TUHAN. TUHAN tidak lagi marah dan menghukum Anda. Sebaliknya, DIA sangat mengasihi Anda. Tidak peduli seberapa dalam Anda terjatuh atau seberapa jauh Anda meninggalkanNYA, KASIHNYA yang besar selalu datang untuk mengangkat dan mengampuni Anda.

“Apakah ini berarti kita bebas berbuat dosa?” Tentu saja tidak. Sekalipun TUHAN tidak lagi menghukum kita jika kita berbuat dosa, dosa tetap merupakan celah bagi iblis untuk merusak hidup kita. Yohanes 10:10 katakan bahwa pencuri datang untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Sangat bodoh jika Anda menyerahkan hidup Anda kepada si jahat.

Saya ingin kita mengerti bahwa TUHAN adalah kasih. Hal pertama yang Anda temui ketika bertemu dengan PribadiNYA adalah KASIHNYA. Tuhan bukanlah Pribadi yang datang dengan jari yang menunjuk. DIA selalu datang dengan tangan terbuka yang memeluk Anda dan saya. Ketika Anda jatuh di dalam dosa, TUHAN tidak akan menjauhi atau menghukum Anda, justru DIA akan mendekat untuk mengangkat hidup Anda. Itulah yang Raja Daud lakukan. Justru di masa-masa paling kelam hidupnya, Daud memilih untuk mendekat kepada TUHAN. Daud tahu bahwa TUHAN yang dia sembah adalah TUHAN yang sangat baik. (penulis: @mistermuryadi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s