PASANGAN YANG SEPADAN

Bahan renungan:

Kejadian 2:18 TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.”

Jika Anda sedang berencana untuk mencari pasangan hidup, ini renungan yang cocok bagi Anda. Tidak cukup mencari pasangan hanya yang sama-sama Kristen, apalagi yang berbeda keyakinan. Ketika Tuhan menyediakan pasangan bagi Adam, TUHAN bukan hanya mencarikan pasangan yang seiman bagi Adam, tapi juga sepadan. Apa yang dimaksud dengan kata SEPADAN di sini? Kata SEPADAN diterjemahkan dari bahasa Ibrani ezer kenegdo. Kata ini memiliki arti yang sangat dalam. Lain waktu saya akan bahas lebih panjang lebar. Tapi secara singkat, sepadan di sini berbicara mengenai kepribadian yang sejajar, seimbang, atau dalam tingkat yang sama. Misalnya: Anda hanya lulusan S1, sebaiknya pasangan Anda pun lulusan S1; Anda seorang pelayan gereja, sebaiknya pasangan Anda pun pelayan gereja. Kebenaran ini sepertinya terdengar sedikit janggal. Saya akan coba jelaskan.

Seringkali kita berpikir ketika mencari pasangan kita ingin mendapatkan pasangan yang lebih dalam segala hal dari kita. Lebih pintar, lebih dewasa, lebih tinggi penghasilannya, lebih tinggi pendidikannya, dan lain sebagainya. Coba Anda bayangkan begini, anggaplah Joni lulusan SMP dan pasangannya, Kesha, lulusan S2. Jika dilihat dari sisi Joni, tentu saja sangat baik bagi Joni memiliki pasangan yang dalam segalanya lebih dari dirinya. Joni akan lebih banyak belajar dari diri Kesha, Joni akan berkembang pesat karena setiap hari dia bertukar pikiran dengan lulusan S2, tapi bisa Anda membayangkan jika hal ini dilihat dari sisi Kesha? Tidak banyak yang Kesha dapat pelajari dari Joni, selain setiap hari mesti sabar menunggu Joni berkembang dalam hal ini dan itu. Kesha akan sedikit kesulitan ketika bertukar pikiran dengan Joni yang mungkin pikirannya belum ‘sampai’. Anda bisa melihat titik masalahnya? Saya tidak katakan masalah ini tidak bisa diatasi. Saya percaya TUHAN memiliki jalan keluar bagi Anda yang sudah terlanjur memiliki pasangan yang tidak sepadan. Tapi bagi Anda yang belum memiliki pasangan, Anda tidak perlu melewati masalah yang tidak perlu Anda alami.

Saya percaya itu sebabnya Firman TUHAN mengatakan bahwa TUHAN memberikan Adam pasangan yang sepadan. Ketika dua orang yang sepadan saling berpasangan, bukan hanya salah satu yang bertumbuh dan berkembang, tapi keduanya bertumbuh bersama-sama. Keduanya saling belajar, saling mengasah satu sama lain, bersama-sama melewati kegagalan, dan bersama-sama menikmati keberhasilan. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

One comment

  1. Pasangan hidup merupakan keputusan kedua terpenting dalam hidup setelah menerima Yesus kristus sebagai Tuhan dan juruslamat pribadi. Jadi jangan salah pilih untuk teman hidup 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.