PENTINGNYA MENDENGARKAN

Bahan renungan:

1 Samuel 15:22 Tetapi jawab Samuel: “Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan.

Firman Tuhan katakan dalam ayat di atas mendengarkan itu lebih baik dari pada korban sembelihan dan korban bakaran. Artinya mendengarkan merupakan sesuatu yang sangat penting dimiliki oleh anak-anak TUHAN, lebih dari hal lainnya. Saya percaya mendengarkan adalah salah satu karakter dasar yang perlu kita pelajari. Seringkali ketika saya bicara mengenai dasar, orang berpikir ini hal yang mudah. Coba saya tanya, menurut Anda mana yang lebih sulit pelajaran SD atau kuliah? Sebagian besar orang mungkin menjawab pelajaran kuliah. Tapi menurut saya, jika Anda tidak lulus SD, Anda tidak akan pernah sampai ke kursi kuliah. Tanpa fondasi, Anda tidak bisa membangun. Atau dengan kata lain, seindah apa pun sebuah bangunan kalau dasarnya tidak kuat, akan cepat rubuh.

Teman, mari kita belajar mendengarkan dari hal-hal yang sederhana, misalnya belajar mendengarkan apa yang PEMIMPIN atau PEMBIMBING rohani Anda katakan. Bagaimana mungkin Anda bisa taat dan setia kepada TUHAN yang tidak kelihatan jika kepada yang terlihat saja Anda kesulitan untuk taat dan setia? Bagaimana mungkin Anda percaya ketika mendengarkan suara TUHAN jika mendengarkan yang terlihat saja Anda kesulitan? Saya berikan contoh. Misalnya rencana TUHAN dalam hidup Anda adalah menjadi seorang Presiden. Tentu ini bukanlah hal yang kecil. Anda butuh benar-benar mendengarkan suara tuntunan TUHAN untuk mengetahui tujuan hidup Anda yang satu ini. Bayangkan jika mendengarkan pembimbing Anda di gereja untuk datang on time ke gereja saja sulit, bagaimana mungkin Anda bisa taat ketika mendengarkan suara TUHAN yang meminta Anda mengajukan diri jadi caleg?

Mari kita berlatih untuk mendengarkan. Ingat, tidak semua hal harus kita dengarkan. Pastikan yang Anda dengarkan dan taati sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan, di luar itu, sebaiknya Anda tutup telinga. Selain belajar mendengarkan pemimpin atau pembimbing rohani Anda, mulailah juga mendengarkan apa yang Firman Tuhan katakan di saat-saat teduh Anda. Misalnya Firman Tuhan memerintahkan untuk menyembuhkan orang sakit atau menginjil keluarga Anda, belajarlah untuk taat dan setia melakukannya. Suatu hari, ketika Anda sudah terbiasa dengan semua itu, Anda akan mudah mendengarkan suara TUHAN dan taat kepadaNYA. Ketika TUHAN meminta Anda belok ke kiri, ke kanan, atau berjalan lurus, Anda akan melakukannya tepat seperti yang DIA katakan. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s