MERENUNGKAN FIRMAN TUHAN SIANG DAN MALAM

Bahan renungan:

Yosua 1:8 Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung.

Merenungkan Firman Tuhan siang dan malam adalah hal kedua dari tiga hal penting yang perlu Anda lakukan setelah lahir baru. Jika Anda percaya YESUS, Anda pasti merenungkan FirmanNYA. Jika Anda mencintai YESUS, Anda pasti mencintai FirmanNYA. YESUS dan Firman Tuhan adalah satu paket yang tidak dapat Anda pisahkan dalam kehidupan Kristen Anda.

Banyak orang menghabiskan waktu hanya untuk membaca Firman Tuhan, tanpa merenungkannya. Mereka mengira merenungkan Firman Tuhan artinya masuk kamar, teduh sejenak sambil membaca Firman Tuhan. Tidak heran begitu keluar kamar, mereka mengalihkan pikirannya ke hal-hal lain.

Saya ingin Anda mengerti bahwa kita bisa merenungkan Firman Tuhan 12 jam sehari, tanpa sedikit pun menggangu aktivitas kita, seperti bekerja, belajar, mengurus anak, berbelanja, atau mencuci mobil.

Sebelum kita lanjutkan, saya ingin bertanya, apakah Anda pernah kuatir? Jika pernah, pada saat kuatir, apakah Anda berhenti pergi ke kantor, berhenti mengurus anak, atau berhenti melakukan rutinitas lainnya? Saya yakin saat kuatir Anda masih tetap bisa menjalankan rutinitas Anda sehari-hari. Ini berita gembiranya, berarti Anda bisa merenungkan Firman Tuhan sambil menjalankan rutinitas Anda.

Bagian diri kita yang kuatir adalah bagian yang sama yang kita gunakan untuk merenungkan Firman Tuhan. Saat seseorang kuatir, pada dasarnya dia memikirkan satu masalah terus menerus, dari berbagai sisi, setiap saat. Misalnya Anda mengalami masalah finansial. Di hari pertama, Anda bangun pagi, bersiap ke kantor sambil memikirkan bagaimana membayar cicilan rumah dan mobil. Hari kedua, Anda bangun pagi, bersiap ke kantor sambil memikirkan bagaimana nasib satu minggu ke depan, dan seterusnya.

Hal yang sama yang dilakukan saat kita merenungkan Firman Tuhan. Kita baca satu ayat, lalu pikirkan terus menerus, dari berbagai sisi. Misalnya mengenai masa depan dalam Yeremia 29:11. Di hari pertama, Anda bangun pagi, bersiap ke kantor sambil memikirkan Tuhan telah merencanakan masa depan yang indah dan penuh harapan bagi Anda. Hari kedua, Anda bangun pagi, bersiap ke kantor sambil memikirkan kalau Tuhan sudah menjamin masa depan yang indah, lalu untuk apa kuatir, dan seterusnya.

Teman, luangkan waktu sejenak untuk membaca Firman Tuhan, lalu mulailah merenungkannya. Saya sering membaca satu-dua ayat, lalu merenungkannya selama tiga sampai enam bulan. Renungkanlah Firman Tuhan sampai titik Anda percaya bahwa  tidak ada yang lebih benar daripada Firman tersebut. Sampai Anda yakin bahwa apa yang tertulis di dalam Firman pasti terjadi dan tidak mungkin gagal. (penulis: @mistermuryadi)

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.