LEBIH MUDAH BERHASIL DARIPADA GAGAL

Bahan renungan:

Yesaya 55:11 demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

Judul yang saya tulis di atas mungkin membuat Anda bertanya-tanya, tetapi ijinkan saya menjelaskannya. Saya percaya ini akan mengubahkan cara pandang Anda terhadap keberhasilan.

Saya percaya semua orang ingin hidupnya berhasil. Seperti yang telah kita pelajari bahwa berhasil adalah identitas kita di dalam Kristus. Roma 8:37 katakan kita lebih dari orang-orang yang menang dan Mazmur 1:3 katakan ketika kita ditanam di tepi aliran air, apa saja yang kita perbuat pasti berhasil. Sungguh, Anda adalah orang yang berhasil di dalam Kristus. Anda bukan AKAN berhasil, bukan MUNGKIN berhasil, tapi PASTI berhasil.

Mari saya ajak Anda sedikit berlogika. Sebagai warga negara Indonesia, menurut Anda mana yang lebih mudah bagi kita, hidup di Indonesia atau di Amerika? Tentu saja lebih mudah bagi kita hidup di Indonesia. Kita harus mengurus surat-surat lebih banyak yang memakan waktu lebih lama jika ingin menikah, berbisnis, atau sekolah di Amerika.

Sekarang perhatikan. Firman Tuhan katakan Anda adalah orang yang berhasil. Firman Tuhan katakan masa depan Anda indah dan penuh harapan (Yeremia 29:11). Firman Tuhan katakan bahwa oleh bilur-bilur darahNYA Anda telah disembuhkan (1 Petrus 2:24). Firman Tuhan katakan bahwa Anda yang tadinya miskin, kini dapat berkata “Aku kaya” (2 Korintus 8:9). Menurut Anda, mana yang seharusnya lebih mudah kita alami? Hidup sehat, diberkati, dan memiliki masa depan yang indah atau hidup sakit-sakitan, miskin, dan masa depan suram?

Ya benar, seharusnya jauh lebih sulit bagi kita untuk mengalami sakit, miskin, dan gagal daripada sehat, diberkati, dan berhasil. Saya bisa merasakan mulai terjadi perubahan di dalam hati Anda. Masalahnya, iblis selalu menipu kita sehingga kita berpikir bahwa jauh lebih mudah untuk gagal, sakit, dan jatuh miskin. Selama bertahun-tahun iblis berusaha meracuni pikiran dan identitas anak-anak TUHAN. Teman, penyakitan, miskin, dan gagal bukanlah identitas Anda. Jangan hidup dengan identitas yang salah.

Bayangkan begini, TUHAN semesta alam telah menganugerahkan kepada kita kesehatan, berkat, dan keberhasilan, seharusnya jauh lebih mudah kita mengalami dan menerima hal-hal tersebut, ketimbang penyakit, kemiskinan, dan kegagalan yang TUHAN tidak anugerahkan sama sekali kepada kita. Sungguh, saya berharap ketika Anda merenungkan tentang hal di atas, pikiran Anda diterangi kebenaran Firman Tuhan dan Anda menyadari bahwa Anda adalah orang yang PASTI berhasil di dalam Kristus. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s