“MEREKA KEHABISAN ANGGUR”

Bahan renungan:

Yohanes 2:3 Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: “Mereka kehabisan anggur.”

Yesus dan Maria diundang ke dalam sebuah pesta pernikahan di Kana. Sungguh sesuatu yang memalukan menurut adat istiadat Yahudi jika dalam sebuah pesta, seorang penyelenggara pesta kehabisan anggur. Lewat cerita di atas, kita asumsikan bahwa si pembuat pesta bukan orang yang cukup kaya, karena untuk sebuah pesta yang sangat penting, dia tidak memiliki cukup anggur.

Tapi, jangan kuatir, ada YESUS di sana.

Saya suka sekali ekspresi Maria, “Mereka kehabisan anggur.” Kalimat ini terus menerus menggaung di telinga saya seolah Roh Kudus berbisik meyakinkan, mungkin saja orang lain dapat kehabisan anggur, tetapi Anda dan saya, kita tidak akan pernah mengalaminya.

Orang lain mungkin saja mengalami kekurangan, tetapi itu bukan bagian kita. Sang Pengubah air menjadi anggur selalu ada bersama-sama dengan Anda (Ibrani 13:5). Di saat kita kekurangan, ingat ada YESUS, Sang Sumber Berkat. Di saat kita membutuhkan sesuatu, ingat ada YESUS, DIA TUHAN yang memenuhi segala keperluan kita (Filipi 4:19). (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s