BERHENTI MENGUCAPKAN YANG NEGATIF KEPADA DIRI ANDA

Bahan renungan:

Amsal 18:7 Orang bebal dibinasakan oleh mulutnya, bibirnya adalah jerat bagi nyawanya. 

Teman, sangat penting memperhatikan kata-kata yang kita ucapkan kepada diri kita. Jika Anda mengatakan, “Saya ini tidak berguna,” “Saya ini penyakitan,” atau “Saya memang mudah jatuh cinta,” jangan heran jika hal-hal tersebut yang akan datang ke dalam hidup Anda. Perkataan kita ibarat seseorang membuka pintu. Kita bisa buka pintu untuk hal-hal negatif ataupun positif. Pilihannya ada di mulut Anda. Saat kita katakan, “Tubuh saya sehat,” “Saya adalah orang yang diberkati TUHAN,” atau “Saya kuat,” maka kesehatan, berkat, dan kekuatan akan datang kepada kita.

Teman, berhenti mengatakan yang negatif kepada diri Anda. Semua hal buruk terjadi dalam hidup kita selalu didahului oleh kata-kata negatif. Sadarilah bahwa kata-kata kita memiliki kuasa. Saya berikan contoh. Sebelum seseorang menjadi tua, keriput, dan sakit-sakitan, semua itu didahului oleh kata-kata, “Kenapa wajah saya terlihat tua dan kulit saya semakin kusam?” “Saya sudah tua, tidak sanggup bekerja terlalu berat, nanti sakit,” dan lain sebagainya.

Saya ingin katakan bahwa bukan salah TUHAN jika kita mengalami yang buruk, karena TUHAN hanya memberikan yang terbaik bagi manusia. Manusia sendirilah yang menolak hal-hal baik yang TUHAN berikan melalui perkataannya yang negatif. Mari kita mulai mengucapkan berkat dan syukur, supaya damai dan sukacita yang datang ke dalam hidup kita. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s