“KAMU TIDAK PERLU BERTEMPUR”

Bahan renungan:

2 Tawarikh 20:17 “Dalam peperangan ini tidak usah kamu bertempur. Hai Yehuda dan Yerusalem, tinggallah berdiri di tempatmu, dan lihatlah bagaimana TUHAN memberikan kemenangan kepadamu. Janganlah kamu takut dan terkejut. Majulah besok menghadapi mereka, TUHAN akan menyertai kamu.”

Ada yang menarik dari ayat di atas. Di awal kalimat TUHAN mengatakan, “Tidak usah kamu bertempur,” namun di akhir kalimat TUHAN mengatakan, “Majulah besok menghadapi mereka.” Mari kita telaah maksud TUHAN dalam kalimat pertama. Besok saya akan lanjutkan dengan kalimat kedua.

Kata “bertempur” dalam bahasa Ibrani ditulis “lacham”. Artinya menggunakan anggota tubuh kita untuk berperang, untuk mengalahkan, dan untuk mendapatkan kemenangan. TUHAN katakan, “Tidak usah bertempur, tidak usah mencari kemenangan, tidak usah repot-repot mengalahkan, karena kemenangan sudah menjadi bagian kamu.”

Oh, saya sangat terkesan dengan ayat ini.

Di kalimat pertama ini, “Dalam peperangan ini tidak usah kamu bertempur. Hai Yehuda dan Yerusalem, tinggallah berdiri di tempatmu, dan lihatlah bagaimana TUHAN memberikan kemenangan kepadamu,” TUHAN ingin meyakinkan hati Yosafat bahwa janjiNYA itu YA dan AMIN. Kalimat ini bukan bermaksud mencegah Yosafat pergi ke medan peperangan dan membuatnya bermalas-malasan di rumah, melainkan untuk mencegah Yosafat dari ketakutan dan kekuatiran.

Ketika hati seseorang ketakutan atau kuatir, tubuhnya akan cenderung “bertempur”. Tubuh Anda bisa bersantai di sebuah pulau, tapi pikiran Anda terus “bekerja keras” memikirkan bagaimana dengan ini, bagaimana dengan besok, dan lain sebagainya. Anda mengerti maksud saya?

Itu sebabnya ayat di atas dilanjutkan dengan kata-kata, “Janganlah kamu takut …” Teman, banyak orang “bertempur”, bekerja keras, pergi pagi pulang pagi, banting tulang, dan kerja mati-matian hanya karena takut. Tuhan tidak ingin Anda dan saya takut. TUHAN ingin ketika Anda bekerja, melewati setiap perkara dalam kehidupan ini, Anda menjalaninya dengan hati yang penuh sukacita. Tenangkan hati Anda dan berhentilah stres, gelisah, atau tertekan, berpeganglah kepada janji setiaNYA. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s