AYUB (bagian 02) – APA DAN SIAPA YANG SEBABKAN PENDERITAANNYA?

Sudah jelas bukan Tuhan yang menyebabkan Ayub menderita. Anda bisa membaca bagian pertama artikel ini di APAKAH TUHAN BEKERJA SAMA DENGAN IBLIS? Kalau bukan TUHAN yang mengijinkan Ayub menderita, lalu apa atau siapa yang menyebabkan dia menderita begitu hebat?

Teman, sebelum kita membahas mengenai hal ini lebih jauh, ijinkan saya sedikit menjelaskan mengenai bagaimana cara Tuhan, atau pun iblis, bekerja di dalam hidup kita.

18_Jb_02_06_RGTahukah Anda bahwa Tuhan atau pun iblis tidak dapat bekerja di dalam hidup kita jika kita tidak mengijinkannya? Saya berikan contoh. Firman Tuhan katakan di dalam Titus 2:11, “Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata.” Tentu Anda setuju dengan saya bahwa YESUS telah datang ke dunia 2000 tahun lalu untuk menebus dosa seluruh dunia (Yohanes 1:29) dan membawa pendamaian antara Bapa dengan manusia (2 Korintus 5:19, Kolose 1:20). Melalui YESUS, Bapa telah memberikan keselamatan bagi semua orang.

Pertanyaan saya, jika memang TUHAN sudah mengampuni dan menyatakan keinginanNYA untuk menyelamatkan semua orang, mengapa YESUS mengungkapkan bahwa akan ada orang-orang yang dilemparkan ke kegelapan yang paling gelap di mana terdapat ratap dan kertak gigi?

Anda tentu sudah tahu jawabannya. Mereka dilemparkan ke neraka semata-mata karena tidak percaya kepada YESUS sebagai Tuhan dan Juruselamat. Ya, hanya ada satu jalan untuk masuk ke Sorga, yaitu dengan cara mengaku dengan mulut, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hati bahwa TUHAN telah membangkitkan Dia dari antara orang mati (Roma 10:9).

Jadi, meskipun keselamatan dan penebusan dosa itu telah diberikan 2000 tahun yang lalu, Anda perlu PERCAYA untuk diselamatkan. Lihat, Tuhan tidak dapat menyelamatkan Anda dari api neraka kalau Anda tidak mengijinkanNYA bekerja (baca: mempercayaiNYA).

Begitu juga dengan iblis. Tahukah Anda bahwa iblis tidak dapat bekerja di dalam hidup Anda kalau Anda tidak mengijinkannya? Beberapa kali saya konseling dengan mereka yang sangat kacau dan berantakan hidupnya. Kita semua sudah tahu bahwa iblislah yang menyebabkan mereka mengalami hal-hal buruk di dalam hidupnya. Itu sebabnya, saya sering bertanya kepada mereka, “Kenapa Anda mengijinkan iblis melakukan hal ini di dalam hidup Anda?”

Teman, mengapa Anda mengijinkan iblis membuat Anda sakit jantung, paru-paru, impoten, gangguan kehamilan, bahkan kematian, yang disebabkan oleh rokok? Mengapa Anda mengijinkan iblis membuat Anda miskin melalui kekuatiran Anda untuk menabur persepuluhan dan persembahan?

Saya percaya Roh Kudus mulai berbicara menyatakan kebenaran kepada Anda. Mari kita teruskan.

jobHal yang sama terjadi dengan Ayub. Jika Anda pikir TUHAN yang merencanakan Ayub untuk mengalami kesusahan, sakit, dan lain sebagainya, Anda salah besar. Firman Tuhan sudah jelas mengatakan dalam Yeremia 29:11 bahwa rancanganNYA bukanlah rancangan kecelakaan, melainkan rancangan damai sejahtera.

Mari kita lihat dasar ketakutan Ayub. Ayub 1:4-5 Anak-anaknya yang lelaki biasa mengadakan pesta di rumah mereka masing-masing menurut giliran dan ketiga saudara perempuan mereka diundang untuk makan dan minum bersama-sama mereka. Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: “Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati.” Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa.

Anda tahu Ayub takut terhadap siapa? Ya benar, Ayub takut terhadap TUHAN. Ayub berpikir bahwa jika dia tidak menguduskan anak-anaknya setiap hari, maka TUHAN akan menghukum mereka. Sejujurnya, ini yang terjadi dengan kebanyakan orang Kristen. Mereka takut kepada TUHAN. Takut dalam konteks jangan-jangan TUHAN akan memberikan yang buruk, bagaimana jika nanti TUHAN menghalangi kita dari berkat, atau Tuhan bisa saja tidak memberikan kesembuhan kepada kita. Sungguh, Anda mengesampingkan Pribadi TUHAN yang adalah kasih jika Anda berpikir seperti ini.

Tapi, inilah yang sesungguhnya iblis inginkan terjadi. Iblis begitu ingin anak-anak TUHAN memiliki gambaran yang salah mengenai Bapa Sorgawi. Di sinilah celahnya. Ketika Anda ketakutan akan sesuatu, pada dasarnya Anda sedang mengharapkan yang buruk yang Anda pikirkan itu terjadi. Anda bisa membaca penjelasannya di sini: TAKUT ARTINYA MENGHARAPKAN YANG BURUK.

“Tapi, saya tidak pernah mengharapkan yang buruk?” Anda yakin akan hal itu? Saya menyarankan Anda membaca ini, sebelum melanjutkan: HAL YANG TIDAK ANDA HARAPKAN, MENGAPA ANDA PIKIRKAN?

Teman, ketakutan ibarat sebuah pintu yang dapat membawa hal-hal buruk terjadi di dalam hidup Anda. Iblis memanfaatkan celah ketakutan Anda untuk mendatangkan hal-hal buruk kepada Anda. Saat Anda ketakutan, atau dengan kata lain saat Anda tidak percaya kepada janji TUHAN, Anda sedang mengijinkan iblis bekerja di dalam hidup Anda.

Ayub 3:25 Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku.

job_5Anda bisa membacanya dengan jelas, bagaimana selama berpuluh-puluh pasal Ayub terus menerus mempertanyakan, menyalahkan, bahkan menantang TUHAN. Ayub marah dan kecewa kepada TUHAN. Ayub “salah alamat”. Ayub berpikir TUHAN yang menyebabkan semuanya itu. Menurut Anda, siapa yang paling diuntungkan dalam situasi ini? Sudah jelas iblis. Iblis yang menyebabkan penderitaan Ayub, namun Ayub menyalahkan TUHAN.

Tidakkah Anda mulai melihat gejala ini mirip dengan sebagian orang Kristen di zaman sekarang? Mereka menganggap TUHAN yang bertanggung jawab untuk segala sesuatu yang buruk yang terjadi di dalam hidup mereka? Padahal Yakobus 1:17 dengan jelas mengatakan, “Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.”

Hanya yang baik dan sempurna yang berasal dari TUHAN. Kemiskinan, penyakit, perceraian, atau kecelakaan sudah jelas bukan sesuatu yang baik. Artinya itu bukan berasal dari TUHAN. Bukan TUHAN penyebabnya. Itu terjadi akibat iblis memanfaatkan keputusan Anda untuk lebih memilih percaya yang lain dibanding percaya kepada TUHAN. (penulis: @mistermuryadi)

*** Bersambung ke bagian ketiga: PEMULIHAN AYUB. Coming soon!

= = = = = = = = = = = = = = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika artikel ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda bisa memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s