JANGAN HIDUP DI MASA LALU

Bahan renungan:

Filipi 3:13-14 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku, dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.

Apakah Anda sedang menjalani sebuah kehidupan yang penuh penyesalan? “Seandainya saja dulu saya tidak mengambil pilihan itu,” “Mungkin saya akan lebih bahagia jika …” dan lain sebagainya.

Jika masa lalu menghantui Anda, segera tinggalkan masa lalu Anda. Jangan biarkan hal-hal tersebut terus menerus menghantui Anda. “Bagaimana caranya?” Jangan biarkan pikiran Anda mengingat hal tersebut.

Teman, mari kita lihat kehidupan Rasul Paulus. Pengenalannya kepada Kristus membuat Paulus meninggalkan masa lalunya. Saya tidak katakan masa lalu Rasul Kasih Karunia ini buruk. Tidak semuanya buruk. Selain menjadi penganiaya jemaat Kristen, masa lalu Paulus adalah seorang terpelajar, hidup berkelimpahan, dan penuh kejayaan. Luar biasanya, dia melupakan semua itu setelah berjumpa Kristus.

Bagi Paulus, janji TUHAN bagi masa depannya jauh lebih baik dari semua hal yang ada di masa lalunya. Teman, tahukah Anda bahwa Tuhan kita adalah TUHAN yang menyediakan masa depan yang indah dan penuh pengharapan (Yeremia 29:11)? Jika demikian, untuk apa kita selalu menoleh ke belakang? Tidakkah yang TUHAN sediakan di depan Anda jauh lebih berharga? (penulis: @mistermuryadi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s