“KARENA ITU PERGILAH …”

Bahan renungan:

Roma 10:13-14 Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan. Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya?

Anda pasti tahu judul di atas diambil dari penggalan ayat apa. Ya benar, dari Matius 28:19 yang terkenal itu. Teman, tiga kata ini sangat mengubahkan cara pandang saya mengenai penginjilan.

Banyak orang memilih untuk diam, bukan pergi. Sedangkan Firman Tuhan katakan, “pergilah …” Kata “pergi” ini diambil dari bahasa Yunani “poreuomai”, yang artinya melangkah, meninggalkan, berpindah tempat, dan memisahkan diri.

Kata “pergi” ini bukan hanya sebuah gerakan melangkah maju, melainkan juga sebuah keputusan untuk melangkah maju. Tanpa sebuah keputusan yang kuat, Anda tidak akan melangkah maju ke depan.

Sekitar 17 tahun yang lalu, ketika belum ada seorang pun di keluarga saya yang percaya YESUS, saya berpikir jika saya berdoa dan memohon kepada TUHAN, maka saya dapat mengalami janji TUHAN yang mengatakan, “Satu orang diselamatkan, seisi keluarga akan diselamatkan (Kisah Para Rasul 16:31).” Hampir setiap hari selama enam bulan saya menangis memohon kepada TUHAN untuk mengirimkan malaikat, mimpi, atau pun hamba-hamba TUHAN kepada keluarga saya.

Anda tahu apa yang terjadi setelah enam bulan? Tidak terjadi apa-apa. Yang ada saya dijauhi, dikucilkan, dianggap aneh, bahkan uang jajan saya dikurangi. Lalu, TUHAN berbicara kepada saya melalui tiga kata ini. Bahwa keselamatan bagi keluarga saya telah datang, mukjizat bagi keluarga saya sudah nyata, yaitu melalui hidup saya.

Sungguh jika kita mau merenungkan Firman Tuhan, satu atau dua kata dari Firman Tuhan dapat mengubah hidup kita untuk selamanya.

Sejak hari itu saya mengubah cara doa saya. Saya mulai katakan, “Tuhan, jangan kirim malaikat atau pun hambaMU ke rumah saya, tetapi pakai saya menjadi alatMU untuk menceritakan YESUS bagi keluarga saya. Berikan saya kekuatan untuk menjadi teladan bagi keluarga saya.” Hari ini saya dapat dengan yakin mengatakan jika suatu hari mereka tutup usia, mereka pasti bertemu Bapa Sorgawi. Haleluya! (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s