ARTI KATA MELIHAT MENURUT BAHASA IBRANI

Bahan renungan:

Matius 9:36 Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.

Beberapa hari lalu kita membaca renungan dari ayat ini. Saya tertarik kembali mengangkat ayat ini untuk menjelaskan mengenai arti kata “melihat”.

Saya suka sekali terjemahan kata “melihat” menurut bahasa Ibrani. Dalam bahasa Ibrani, kata ini ditulis “ra’a” yang artinya memperhatikan, mempertimbangkan, fokus, menaruh perhatian lebih, dan melihat lebih jauh, bukan sekadarnya.

Dulu saya berpikir cara mendapatkan hati yang penuh belas kasihan adalah dengan berdoa memohon kepada TUHAN. Saya tidak katakan itu salah, tapi beban di hati YESUS tidak datang karena DIA berdoa, melainkan karena, “melihat orang banyak itu …”

Teman, mungkin banyak di antara kita yang tinggal bersama orang-orang yang kita kasihi, keluarga atau pun suami atau istri kita, namun kita tidak pernah benar-benar melihat mereka. Setelah 18 tahun tinggal bersama keluarga saya, saya baru mengerti masalah sesungguhnya yang terjadi di dalam keluarga saya.

Bukan karena setelah 18 tahun baru ketahuan masalahnya, melainkan setelah 18 tahun saya baru benar-benar memperhatikan hidup mereka.

Waktu SMP saya punya seorang teman yang sangat pendiam. Beberapa kali dia mencoba bercerita ke beberapa teman dan teman-teman menanggapinya sambil lalu, alias seadanya. Bahkan oleh anak-anak lain, dia sesekali diejek cengeng, kurang macho, dan sebagainya. Tidak lama setelah kenaikan kelas, saya mendengar kabar anak ini menjadi gila, lalu bunuh diri. Sampai hari ini saya cukup menyesali kejadian tersebut. Seandainya saya “melihat” anak ini.

Teman, saya ingin Anda mulai “melihat” kepada keluarga Anda, lalu sahabat Anda, lalu rekan bisnis atau teman sekolah Anda. Di luar sana, banyak orang membutuhkan jawaban, dan Anda memiliki YESUS di dalam hati Anda., Sang Sumber Jawaban. Bagian kita adalah pergi menceritakan YESUS, supaya setiap orang menemukan YESUS, karena ketika mereka menemukan YESUS, mereka menemukan jawaban untuk masalah-masalah mereka. (penulis: @mistermuryadi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s