“TUHANLAH PENGHARAPANKU”

Bahan renungan:

Mazmur 62:5-6 Hanya pada TUHAN saja kiranya aku tenang, sebab dari pada-Nyalah harapanku. Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.

Ketenangan di dalam hati kita itu tidak datang tiba-tiba. Perasaan tenang itu datang saat kita berharap dengan benar kepada TUHAN. Jika Anda menggantungkan harapan Anda kepada uang, investasi, pekerjaan, kemampuan individu Anda, dan hal lainnya, ketenangan Anda hanya sesaat saja. Begitu uang atau pekerjaan Anda bermasalah, Anda kembali ketakutan dan kuatir.

Banyak orang dapat merasakan tenang, damai, dan sukacita hanya pada saat ada uang di rekeningnya, tapi begitu uang di rekeningnya menipis, maka ketenangan, damai, dan sukacita itu pun berkurang dan berganti menjadi ketakutan dan kekuatiran. Anda tahu penyebabnya? Karena mereka tidak menaruh pengharapannya kepada TUHAN, melainkan kepada uang. Uang memang bisa membuat hidup kita tenang dan damai, tapi hanya sementara.

Mari kita letakkan pengharapan kita kepada TUHAN yang tidak pernah berubah. Janji setiaNYA di dalam hidup kita YA dan AMIN. TUHAN tidak pernah meninggalkan orang-orang yang dikasihiNYA. Anda dan saya, melalui darah YESUS, adalah orang-orang yang dikasihi oleh TUHAN. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s