“JANGAN SAMPAI AKU SENDIRI DITOLAK”

Bahan renungan:

1 Korintus 9:26-27 Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul. Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.

Teman, tahukah Anda bahwa tidak ada seorang pun di dunia yang menolak masuk Sorga, disembuhkan, hidup sehat, dan diberkati berkelimpahan? Bukankah apa yang saya sebutkan di atas ini adalah hal-hal yang dijanjikan YESUS untuk setiap orang?

Tapi, kenapa berita mengenai kabar baik di atas seringkali ditolak oleh orang lain? Paulus memiliki jawabannya. Dia katakan, “Supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.” Teman, yang seringkali ditolak orang lain bukanlah kabar baik, melainkan si pembawa kabar baik.

Saya berikan contoh. Misalnya saat di mall Anda melewati pameran mobil Ferrari, lalu Anda didekati seorang sales yang hanya menggunakan kaos, celana jeans, dan sandal. Kira-kira apakah Anda percaya kepada sales tersebut jika dia menceritakan kabar baik mengenai Ferrari? Saya sangat yakin di dalam hati Anda terpikir, “Apakah orang ini kompeten menjelaskan mengenai kehebatan mobil Ferrari?” atau dengan kata lain Anda tidak percaya kepadanya. Sungguh berbeda respons Anda ketika sales yang mendekat kepada Anda mengenakan jas, baju yang rapih, dan sepatu yang bagus. Lihat, tidak ada masalah dengan Ferrari-nya, yang masalah adalah sales yang kurang berpenampilan baik.

Anda mengerti maksud saya?

Tidak ada yang buruk dari sebuah kabar baik mengenai Sorga, kesehatan, dan berkat, tapi masalahnya apakah orang dapat mempercayai si pembawa kabar baik? Apakah ucapan, teladan, karakter, keputusan, atau tingkah laku sang pembawa kabar baik dapat dipegang?

Rasul Paulus memastikan hal tersebut di dalam hidupnya. Dia memastikan ketika ada seseorang menolak Injil, itu artinya mereka benar-benar menolak YESUS yang adalah TUHAN, bukan menolak dirinya yang dianggap kurang kompeten untuk menceritakan kabar baik. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s