LAMBAN DALAM HAL MENDENGARKAN

Bahan renungan:

Ibrani 5:11 Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan.

Teman, ijinkan saya membuat sebuah pernyataan ini: kemampuan Anda mendengarkan berbanding lurus dengan perubahan karakter Anda. Ketika Anda lamban mendengarkan, karakter Anda akan lambat untuk berubah.

Suatu hari ada seseorang bertanya kepada saya, “Firman Tuhan katakan kita perlu meninggalkan pergaulan kita yang buruk, jika demikian apakah saya masih boleh menghadiri reunian teman SMU saya?” Saya menjawab, “Tentu saja boleh, tetapi kamu harus lebih banyak berbicara daripada mendengarkan mereka.”

Saat hamba Tuhan menyampaikan kebenaran Firman Tuhan, beberapa orang memilih kasak kusuk, asik sendiri dengan gadget atau mengobrol dengan orang di sebelahnya. Sedangkan, ketika seorang teman bercerita hal-hal yang buruk, bergosip, mereka mendengarkan dengan sangat khusuk. Dengan pola hidup seperti ini jangan heran jika Anda sering berperilaku negatif dan lambat berubah.

Tahukah Anda ketika Anda sedang berbicara, Anda tidak dapat mendengarkan? Itu sebabnya jika Anda ingin mendengarkan, Anda perlu berhenti berbicara. Teman, Anda perlu memperhatikan kepada apa dan siapa Anda memberikan telinga Anda. Saya percaya hanya ketika Anda memberikan telinga Anda untuk mendengarkan kebenaran, hidup Anda akan diubahkan. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s