“BAGAIMANA JIKA SAYA BERBUAT DOSA SAAT TUHAN DATANG?”

Bahan renungan:

Matius 25:31-34 “Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya. 32* Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing, 33* dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya. 34* Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.

Teman, Anda perlu mengerti terlebih dahulu bahwa ketika YESUS datang untuk kedua kalinya, DIA bukan akan memisahkan orang yang jahat dengan yang baik, melainkan memisahkan antara kambing dengan domba. Atau dengan kata lain, orang yang percaya YESUS dan orang yang menolak atau meninggalkan YESUS. Orang yang menolak dan meninggalkan YESUS adalah definisi dari kata anti-Kristus.

Pertanyaan terpenting menjelang kedatangan YESUS adalah apakah Anda percaya kepada YESUS atau tidak? Selama Anda percaya YESUS, Anda tidak perlu takut, karena Anda pasti diselamatkan.

“Tapi, bagaimana jika saya sedang berbuat dosa pada saat TUHAN datang?” Teman, apakah hal tersebut yang Anda inginkan? Apakah Anda ingin sedang berbuat dosa ketika TUHAN datang kedua kalinya? Jika jawaban Anda “tidak”, lalu untuk apa Anda berpikir seperti itu.

Tahukah Anda bahwa Anda akan menjadi seperti yang Anda pikirkan? Jika yang Anda pikirkan adalah kegagalan, Anda akan menjadi orang yang gagal, begitu juga jika Anda memikirkan dosa, Anda akan berbuat dosa. Renungkan ini, Anda tidak akan melakukan sesuatu yang tidak Anda pikirkan.

Saya yakin Anda tidak ingin berbuat dosa pada saat YESUS datang dan saya yakin Anda ingin sedang melayani DIA bersama keluarga Anda. Jika itu yang Anda inginkan, semestinya itu yang Anda pikirkan.

Suatu hari ketika seorang anak SMU bertanya kepada saya hal di atas, saya hanya menjawabnya, “Jika kamu ikut saya belajar Firman Tuhan dan hidup di dalamnya, saya jamin ketika YESUS datang kamu tidak sedang berbuat dosa.” Dan sampai hari ini, setelah belasan tahun, anak ini tetap melayani TUHAN di gereja dan mengasihi TUHAN. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s