HUBUNGAN BAPA DAN ANAK

Bahan renungan:

Lukas 11:11-13a Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga!

Setiap kali saya menceritakan bahwa TUHAN adalah kasih dan DIA tidak pernah merencanakan yang jahat yang bagi anak-anakNYA, sering ada yang kemudian bertanya, “Tapi, bukankah DIA mengijinkan hal-hal buruk terjadi untuk kebaikan kita, seperti penyakit dan kemiskinan, supaya kita bertobat.”

Teman, Yakobus 1:13 dengan jelas mengatakan, “Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.” Jadi, bukan TUHAN yang merencanakan atau pun mengijinkan hal-hal buruk terjadi di dalam hidup kita.

Baiklah saya berikan sebuah ilustrasi yang memudahkan Anda mengerti bahwa DIA adalah KASIH.

Alkitab tidak kebetulan menyebutkan bahwa hubungan kita dengan TUHAN sering diibaratkan seperti ayah dengan anak. Saya sangat percaya alasannya supaya kita dengan mudah dapat mengerti bahwa TUHAN mengasihi kita layaknya seorang ayah atau ibu kepada anaknya. Bahkan, DIA mengasihi kita lebih daripada kasih seorang ayah dan ibu.

Setiap kali muncul pertanyaan di kepala Anda, mengapa terjadi kecelakaan di sana, mengapa terjadi bencana di sini, atau mengapa orang yang baik itu mengalami hal buruk, cobalah Anda tanyakan terlebih dahulu kepada diri Anda, “Apakah mungkin Anda memberikan hal-hal buruk tersebut kepada anak Anda?” sebelum Anda terburu-buru mengatakan bahwa semua itu terjadi atas seijin TUHAN.

Mari kita ambil satu contoh kasus mengenai kecelakaan yang menewaskan para pendoa syafaat beberapa waktu lalu. Sebelum Anda terburu-buru mengatakan, “Tuhan, mengapa Engkau ijinkan hal itu terjadi?” Coba Anda tanyakan terlebih dahulu ke diri Anda, apakah mungkin Anda mengijinkan kecelakaan tersebut kepada anak Anda?

Jika tidak, mengapa Anda berpikir TUHAN mengijinkan itu kepada mereka? Teman, tidak banyak orangtua yang pernah mati demi anaknya, tetapi YESUS telah menunjukkan kasihNYA dengan cara mati menggantikan Anda. Saya percaya iblislah yang menanamkan pemikiran menyesatkan di atas. Anda perlu membuang pikiran tersebut jauh-jauh dan menyadari bahwa TUHAN sangat mengasihi Anda dan DIA ada di dalam hidup Anda untuk mengangkat, memulihkan, dan menyelamatkan. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s