HUKUM TAURAT SUDAH DIBATALKAN

Bahan renungan:

Efesus 2:15a Sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan Hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya.

Ini adalah berita sukacita. Artinya Tuhan tidak lagi menilai kita berdasarkan perbuatan kita. Banyak orang mengira kita baru dapat menerima kebaikan dan kemurahan Tuhan setelah kita rajin berdoa, berpuasa, memberi, dan menjaga kekudusan. Teman, Anda keliru.

Galatia 2:16 tegaskan, “Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: “tidak ada seorangpun yang dibenarkan” oleh karena melakukan hukum Taurat.”

Lihat, kita dibenarkan karena iman dalam Kristus YESUS. Anda bisa mengganti kata “dibenarkan” dengan diberkati, disembuhkan, dan dikasihi. Ya, semuanya karena iman kita kepada YESUS.

Tuhan tidak lagi menghukum manusia berdasarkan perbuatannya, melainkan berdasarkan apakah manusia percaya kepada YESUS atau tidak. Hanya ada satu dosa yang akan dihukum di akhir zaman, yaitu dosa tidak percaya kepada YESUS (Yohanes 3:18).

Stop berpikir bahwa Tuhan sedang menyelidiki kesalahan Anda, sedang menimbang perbuatan baik dan jahat Anda, atau sedang menunggu waktu yang tepat untuk menjatuhi hukuman kepada Anda. Setiap hukuman akibat kesalahan, dosa, pelanggaran yang seharusnya kita tanggung telah ditanggung oleh YESUS di kayu salib. Kini, berkat pengorbanan YESUS, Tuhan selamanya mengasihi setiap orang yang percaya kepada YESUS, yaitu Anda dan saya. Haleluya! (penulis: @mistermuryadi)

8 thoughts on “HUKUM TAURAT SUDAH DIBATALKAN

  1. Tapi banyak yang mengatakan bahwa apabila Tuhan Yesus memberikan kepada kita cobaan berarti Tuhan Yesus ingin mengetahui apakah kita mengasiiiNya, apakah itu benar??

    • Yakobus 1: 13* Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: “Pencobaan ini datang dari Allah!” Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun. 14* Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. 15* Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

      Ayat di atas jelas mengatakan bahwa Tuhan atau YESUS, tidak mencobai. Kita dicobai oleh keinginan kita sendiri. Atau dengan kata lain, kita mengalami hal-hal yang buruk akibat keputusan kita yang tidak berdasarkan Firman Tuhan.

      Saya banyak menulis tema mengenai hal di atas. Anda bisa cari di kolom search di hagahtoday.com kata-kata seperti: pencobaan, cobaan, masalah, keinginan, dicobai, rancangan tuhan, atau pergumulan.

  2. Shalom koh Zaldy,

    Koh saya masih kurang paham tentang pengertian “Tuhan tidak lagi menilai kita berdasarkan perbuatan kita” dan “orang percaya pasti masuk Surga (hanya ada satu dosa yg akan dihukum di akhir zaman yaitu dosa tidak percaya Tuhan Yesus)”

    Lalu hubungannya dengan surat kepada tujuh jemaat dalam kitab wahyu itu seperti apa? Apa mereka bukan orang percaya? Mereka dikatakan jemaat, tapi Tuhan mencela perbuatan2 buruk mereka (itu yang saya tangkap hehe..)

    Konsep “percaya” itu sampai sejauh mana? Apakah percaya Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat, atau ada pengertian luasnya lagi?

    Thanks atas perhatiannya. Maaf kalau ada salah2 kata. Gbu 😊

    • Shalom Wanty. Salam kenal. Apakah Anda memiliki email? Supaya saya bisa membalas pertanyaan ini lebih panjang lebar. Nanti saya juga bisa sediakan beberapa kotbah saya mengenai hal ini supaya semakin mengerti.

      Intinya adalah syarat masuk Sorga hanya ada satu, yaitu percaya kepada YESUS, bukan karena perbuatan baik kita. Ya, Tuhan menilai kita bukan berdasarkan apa yang kita lakukan, melainkan berdasarkan apa yang kita percaya. Saya lampirkan beberapa ayat pendukung:

      1. Roma 3:28 Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.
      2. Galatia 2:16 Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: “tidak ada seorangpun yang dibenarkan” oleh karena melakukan hukum Taurat.

      Selebihnya, mungkin kita berdiskusi via email. Terima kasih. GBU.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s