PETA ZAMAN MENURUT HUKUM TAURAT

Bahan renungan:

Roma 5:13 Sebab sebelum hukum Taurat ada, telah ada dosa di dunia. Tetapi dosa itu tidak diperhitungkan kalau tidak ada hukum Taurat.

Berdasarkan ayat ini, Alkitab terbagi menjadi tiga zaman, yaitu: zaman sebelum Hukum Taurat, zaman Hukum Taurat, dan zaman setelah Hukum Taurat (kebangkitan YESUS). Teman, penting sekali mengenali ketiga zaman ini, karena dengan cara tersebut Anda dapat mengerti bahwa hari ini kita tidak lagi hidup di zaman Hukum Taurat, melainkan di zaman Kasih Karunia.

Ya, Hukum Taurat telah dibatalkan melalui kematian Kristus (Efesus 2:15a).

Yang artinya, Tuhan tidak lagi menilai hidup kita berdasarkan perbuatan, melainkan berdasarkan iman. Apakah artinya perbuatan kita tidak penting? Saya tidak mengatakan hal tersebut. Justru berulangkali saya katakan perbuatan kita sangat penting, tetapi bukan lagi di hadapan Tuhan, melainkan di hadapan manusia, yaitu supaya mereka dapat melihat Kristus melalui kehidupan kita.

Peta Zaman watermark

Lihatlah peta zaman di atas. Saya menyebut zaman sebelum Hukum Taurat adalah zaman Kasih Karunia yang pertama. Yang artinya ini adalah zaman sebelum Musa turun dari Gunung Sinai membawa dua loh batu. Di zaman ini, sama seperti zaman setelah kebangkitan YESUS (zaman Kasih Karunia kedua), Tuhan tidak menilai manusia berdasarkan perbuatan mereka, melainkan berdasarkan apakah mereka percaya kepada Tuhan Yesus atau tidak. Jika mereka percaya YESUS, mereka akan berbuat hal yang benar.

Perhatikan. Yang menarik adalah kurun waktu setiap zaman tersebut. Selama 3000 tahun Tuhan bekerja dengan cara mengasihi manusia tanpa syarat, yang artinya Hukum Taurat bukanlah rencana Tuhan sejak awal. Ya, seperti saya katakan beberapa hari lalu bahwa Hukum Taurat adalah keinginan manusia, bukan rencana Tuhan. Hal yang sama terjadi di zaman kita, di mana Tuhan mengasihi kita tanpa syarat.

Dan yang paling berkesan buat saya setiap kali melihat Peta Zaman ini adalah Tuhan yang kita sembah sangat setia mendampingi manusia selama 6000 tahun. KasihNYA tidak pernah berubah. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s