BERSERAH, SEBELUM ANDA MENYERAH

Bahan renungan:

Kolose 2:3-4 Sebab di dalam Dialah tersembunyi segala harta hikmat dan pengetahuan. Hal ini kukatakan, supaya jangan ada yang memperdayakan kamu dengan kata-kata yang indah.

Saat Anda memiliki YESUS, Anda memiliki segalanya. Dalam beberapa kesempatan di hidup kita, pasti kita menemukan suatu saat di mana kita tidak tahu lagi harus berbuat apa. Kita bingung harus melakukan apa lagi karena begitu banyak ‘benang kusut’ di sana. Teman, jika hal itu terjadi di dalam hidup Anda, ingat ada YESUS. Serahkanlah segala kuatir dan masalah Anda kepadaNYA. Selama ada YESUS, selalu ada harapan untuk segala sesuatu.

“Lalu apa yang harus saya lakukan?” Tidak ada. Ini saatnya Anda berhenti melakukan yang sedang Anda lakukan. Ambilah waktu sejenak dan tinggal tenang di dalam YESUS. Masuklah kamar Anda, naikkan suara Anda, dan sembahlah DIA. Tinggikan, besarkan, dan agungkanlah namaNYA. Mintalah hikmat kepadaNYA apa yang harus Anda lakukan. Maka, DIA yang adalah sumber segala hikmat dan pengetahuan akan memberikan jalan keluarnya kepada Anda.

“Tapi, saya tidak yakin hal tersebut berguna?” Itu sebabnya jalan keluar itu tidak terjadi di dalam hidup Anda. Percayalah kepada Firman Tuhan. Percayalah kepada YESUS, sang Juruselamat Anda. DIA ada di dalam hidup Anda untuk menyelamatkan Anda. Biarkan DIA yang mengambil alih.

Saya beritahu satu fakta lucu di dalam hidup kita. Anda pasti pernah mengalami ini.

Ketika ada masalah, biasanya kita panik melakukan ini dan itu, namun seringkali masalahnya tetap tidak selesai. Tetapi justru ketika sudah tidak ada lagi yang Anda lakukan, ketika Anda mengibarkan bendera putih, jalan keluar itu datang. Pernahkah Anda mengalami ini?

Tahukah Anda kenapa di saat kita tidak tahu lagi harus melakukan sesuatu, selain berserah kepada TUHAN, justru jawaban itu datang? Karena di titik itulah Anda berhenti menggunakan kekuatan Anda dan mulai percaya kepada YESUS. Teman, jika Anda melakukan proses ini lebih awal, Anda akan menemukan jawaban dari kesulitan Anda lebih awal.

Itu sebabnya ke-Kristenan mengajarkan untuk berserah, bukan menyerah. Perbedaannya adalah orang berserah, sejak awal, memutuskan untuk berhenti mengandalkan kekuatannya untuk menyelesaikan masalah datang, namun orang menyerah baru berhenti mengandalkan kekuatannya setelah dia tidak tahu apa lagi yang bisa dilakukan. Mari, kita menjadi orang-orang yang berserah kepadaNYA, yang adalah sumber hikmat dan pengetahuan. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s