“APA YANG DIMAKSUD DENGAN BERTINDAK DI DALAM IMAN?”

Bahan renungan:

Ibrani 11:1 Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.

Renungan hari ini saya ambil dari pertanyaan seorang pembaca hagahtoday yang dikirim ke email saya dua hari lalu. Beliau bertanya, “Apa yang dimaksud dengan bertindak di dalam IMAN? Misalnya dalam hal finansial.” Sudah beberapa kali saya mendapatkan pertanyaan seperti ini, jika Anda memiliki pertanyaan sejenis, saya percaya jawaban dari pertanyaan ini dapat bermanfaat bagi Anda.

Sebelum saya menjawab bagaimana cara bertindak dengan IMAN, mari kita kita definisikan terlebih dahulu apa itu IMAN. Ibrani 11:1 katakan, “Iman adalah DASAR dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.”

Perhatikan, dikatakan IMAN adalah dasar, atau dengan kata lain saya sebut sebagai pondasi. Yang artinya, IMAN perlu menjadi satu-satunya alasan saat kita membuat keputusan mengenai apa pun di dalam hidup kita. Keputusan kita perlu berdasarkan IMAN, yang adalah dasar.

“Kemudian, dari manakah datangnya IMAN?”

Roma 10:17 katakan, “Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.” Teman, satu-satunya sumber IMAN kita adalah Firman Kristus, tidak ada yang lain. Yesus katakan bahwa perkataanNYA adalah roh dan hidup (Yohanes 6:63).

Nah, sekarang kita bahas pertanyaannya. “Apa yang dimaksud bertindak dalam IMAN, misalnya dalam hal finansial?”

Artinya sederhana, yaitu bertindaklah sesuai apa yang Firman Tuhan katakan tentang masalah finansial. Misalnya dalam hal memberi. Firman Tuhan katakan dalam 2 Korintus 9:7 supaya kita memberi dengan sukacita. Dalam hal ini memberi persembahan, persepuluhan, atau persembahan khusus kita.

Lalu, Firman Tuhan katakan lagi, jangan menjadi hamba uang (Ibrani 13:5a), karena cinta uang adalah akar dari segala kejahatan (1 Timotius 6:10). Artinya, jangan menjadikan uang prioritas utama di dalam hidup kita. Jangan melakukan segala sesuatu hanya karena berdasarkan uang. Jangan biarkan hidup kita diperbudak oleh uang. Jangan membuat keputusan melakukan ini atau itu hanya karena uang.

Kemudian Matius 6:33 katakan, “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Artinya, selalu jadikan TUHAN prioritas kita dalam membuat keputusan, bukan uang. Ketika ada pilihan antara bekerja dengan gaji besar, tapi sebagai akibatnya kita tidak bisa bergereja atau persekutuan, pilihlah untuk mendahulukan TUHAN. Ketika ada tawaran bekerja di luar negeri dengan gaji menggiurkan, namun konsekuensinya harus keluar dari komunitas yang sehat dan sulit ke gereja, pilihlah untuk mendahulukan TUHAN.

Intinya, bertindak di dalam IMAN adalah membuat keputusan berdasarkan Firman Kristus. Ketika ada pilihan antara yang lain atau TUHAN, pilihlah TUHAN. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s