TIDAK MAU GAGAL? LALU, KENAPA SERING MEMIKIRKANNYA?

Bahan renungan:

Matius 6:31 Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?

Sama seperti YESUS yang tidak henti-hentinya mengatakan “Jangan kuatir” kepada para murid dan pengikutnya, saya pun tidak henti-hentinya meyakinkan Anda untuk tidak kuatir akan masa depan Anda.

Hari ini saya ingin berikan kepada Anda formula untuk gagal menurut Firman Tuhan, yaitu PIKIRKAN yang buruk atau yang Anda kuatirkan, lalu UCAPKAN. Jika Anda sudah terbiasa memikirkan dan mengucapkan yang negatif, saya berani menjamin hidup Anda akan gagal sekalipun Anda sedang berada di “tanah yang subur”.

Sebaliknya, formula yang sama dapat Anda gunakan jika Anda ingin sukses, yaitu PIKIRKAN dan UCAPKAN hal-hal yang Firman Tuhan janjikan untuk hidup Anda. Saya berani jamin hidup Anda akan berhasil sekalipun Anda sedang berada di “tanah yang tandus”.

Teman, ini hal mengenai pikiran dan ucapan yang saya dapatkan dari Tuhan. Sesuatu yang sering Anda pikirkan dan ucapkan adalah sesuatu yang Anda anggap nyata. Jika hal tersebut tidak nyata bagi Anda, Anda pasti akan jarang sekali membicarakannya. Saya berikan contoh: alien. Bagi saya, makhluk hijau dengan dua antena di kepala itu tidak nyata, itu sebabnya saya tidak membicarakan mengenai alien kepada siapa pun. Begitu juga mengenai kuasa iblis, bagi saya iblis sudah ditaklukkan oleh Kristus (1 Korintus 15:27-28), itu sebabnya saya tidak membicarakan mengenai kehebatan kuasa iblis seolah iblis masih berkuasa.

Sama halnya dengan kekuatiran dan ketakutan. Jika Anda anggap hal tersebut nyata, Anda pasti akan sering memikiran dan mengucapkannya. Sebaliknya, jika yang Anda anggap lebih nyata adalah janji Firman Tuhan, Anda akan sering memikirkan dan mengucapkan janji Firman Tuhan.

(Baca juga: JANJI TUHAN JAUH LEBIH NYATA DARI MASALAH ANDA)

Satu lagi. Hal yang Anda sering pikirkan dan ucapkan, akan mempengaruhi tindakan Anda. Misalnya Anda sering memikirkan dan mengucapkan kekurangan dan masalah finansial Anda, maka Anda akan takut setiap kali memberi persembahan atau persepuluhan dan Anda akan cenderung “berhemat”. Sebaliknya, jika Anda lebih sering memikirkan dan mengucapkan janji Tuhan bahwa DIA yang memelihara dan menjamin masa depan hidup Anda, maka Anda tidak akan takut dan kuatir setiap kali memberi. Justru Anda akan memberi dengan sukacita karena Anda tahu bahwa janjiNYA lebih nyata daripada masalah Anda. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s