DENGARKAN SUARA TUHAN

Bahan renungan:

Matius 2:13-14 Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: “Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibuNYA, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia.” Maka Yusufpun bangunlah, diambilnya Anak itu serta ibuNYA malam itu juga, lalu menyingkir ke Mesir.

Saya tidak tahu keputusan apa yang akan saya ambil jika saya ada di posisi Yusuf. Bayangkan, TUHAN hanya berbicara kepada Yusuf melalui mimpi. Belum ada satu pun orang yang mengenal Yesus hari itu dan belum ada Alkitab seperti hari ini, hanya ada sebuah mimpi.

Dalam mimpi tersebut Yusuf diperintahkan pergi ke Mesir untuk menghindari Herodes yang mengeluarkan perintah membunuh semua anak sulung di Bethlehem. Ini artinya Yusuf mesti menempuh perjalanan sejauh 480 km dari Bethlehem menuju Mesir bersama Maria dan bayi Yesus. Oh, sungguh bersyukur jika hari ini kita memiliki kendaraan yang membuat perjalanan jauh terasa dekat. Yusuf dan keluarganya berjalan kaki, atau paling tidak mereka naik Onta menuju Mesir. Perjalanan ini menghabiskan waktu sekitar 6-7 hari.

Saya benar-benar kagum dengan ketaatan Yusuf terhadap suara TUHAN. Tidak mudah menjadi seorang ayah dan suami untuk mengambil keputusan besar seperti itu. Namun Yusuf memilih percaya tuntunan TUHAN.

Teman, hidup kita tidak terhindarkan dari masalah. Entah masalah yang kita sebabkan, orang lain sebabkan, atau mungkin yang iblis sebabkan. Mungkin beberapa dari Anda sedang mengalami masalah besar hari ini. Hidup saya pribadi pun tidak luput dari masalah. Namun, masalah ada bukan untuk kita takuti atau tangisi, melainkan untuk kita taklukkan.

TUHAN yang kita sembah adalah sumber jawaban. Firman Tuhan katakan dalam 1 Korintus 10:13b, “Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.” Teman, jangan cari jalan keluar di tempat lain. Seperti Yusuf, dengarkan suara TUHAN, dengarkan tuntunanNYA.

Carilah orang-orang yang Anda tahu kehidupannya dekat dengan TUHAN dan mintalah nasihat dari mereka. Berhenti mendengarkan orang-orang yang hidupnya jauh dari Firman Tuhan, sekalipun mereka kerabat dekat Anda. (penulis: @mistermuryadi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s