BERHENTILAH MEMANDANG KE BELAKANG

Bahan renungan:

Amsal 4:25 Biarlah matamu memandang terus ke depan dan tatapan matamu tetap ke muka.

Rasul Paulus meminjam tulisan dari kitab Amsal ketika dia mengatakan, “Aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku.”

Apa keuntungan melihat ke belakang? Tidak ada. Justru hal tersebut malah akan menghambat langkah Anda untuk maju. Jangan terpesona dan terus membanggakan kejayaan Anda di masa lalu, sungguh tidak ada gunanya. Bukankah Tuhan kita adalah Tuhan masa depan? DIA menyediakan kepada kita masa depan yang jauh lebih baik dari kejayaan masa lalu kita. Berhenti menengok ke belakang.

Begitu juga dengan masa lalu Anda yang kelam. Berhentilah memandangnya, putuskan maju ke depan. Seorang teman saya begitu rajin membuka sosial media mantannya, padahal dia sudah memiliki pasangan yang mencintainya di sisinya. Ada juga teman yang memiliki trauma di masa lalu dan tidak pernah berhenti untuk menceritakan masa lalunya yang buruk kepada orang lain. Saya beberapa kali mengatakan kepada dia untuk berhenti, karena setiap kali dia menceritakan masa lalunya, pada dasarnya dia sedang membiarkan pikirannya mengingat yang buruk. Tidak heran dia selalu depresi setelah menceritakannya.

Teman, arahkan diri Anda ke depan. Ada hal-hal yang terjadi di masa lalu yang tidak bisa kita perbaiki. Kita hanya bisa ambil pelajarannya dan pastikan tidak mengulanginya lagi di masa depan. Percayalah, Tuhan sudah menyediakan masa depan yang jauh lebih indah bagi Anda.

Saya teringat kisah Bangsa Israel yang dibawa keluar dari Mesir ke Tanah Perjanjian. Sepanjang perjalanan di padang gurun, mereka selalu menggerutu dan ingin kembali ke Mesir untuk menjadi budak, padahal Tuhan menyediakan tanah berlimpah susu dan madu bagi mereka. Hari ini saya ingin meneguhkan Anda, bahwa Tuhan yang sama menyediakan tanah berlimpah susu dan madu yang luar biasa bagi Anda di depan sana. Yang Anda perlu lakukan hanyalah melangkah, arahkan pandangan Anda ke depan, dan tinggalkan masa lalu Anda. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s