APAKAH ANDA KEHILANGAN YESUS HARI INI?

Bahan renungan:

Lukas 2:45-46 Karena mereka tidak menemukan Dia, kembalilah mereka ke Yerusalem sambil terus mencari Dia. Sesudah tiga hari mereka menemukan Dia dalam Bait Allah; Ia sedang duduk di tengah-tengah alim ulama, sambil mendengarkan mereka dan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada mereka.

Ini peristiwa langka, Yusuf dan Maria kehilangan YESUS. Setelah berjalan satu hari lamanya kembali ke kampung halaman, Yusuf dan Maria menyadari kalau YESUS tidak pulang bersama mereka. Butuh waktu tiga hari untuk Yusuf dan Maria menemukan YESUS. Inilah respons YESUS ketika orangtuaNYA menemukan DIA di Bait Allah (baca: Lukas 2:48-49), “Dan ketika orang tuaNya melihat Dia, tercenganglah mereka, lalu kata ibu-Nya kepadaNya: “Nak, mengapakah Engkau berbuat demikian terhadap kami? Bapa-Mu dan aku dengan cemas mencari Engkau.” JawabNya kepada mereka: “Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?”

(Baca juga: TUHAN KITA PAKAR PEMBUAT MUKJIZAT)

Secara sederhana YESUS menjawab, “Kenapa kamu kesulitan menemukan AKU, padahal kamu selalu dapat menemukanKU di rumah BapaKU?” Yusuf dan Maria mengatakan bahwa YESUS menghilang dari mereka, tapi menurut YESUS, Yusuf dan Marialah yang “menghilang” dari YESUS.

Teman, saya berharap Anda mengerti apa yang Roh Kudus singkapkan kepada kita hari ini.

Seringkali kita berpikir bahwa kita yang mencari-cari atau menantikan TUHAN. Ketika kita sedang sakit, kita pikir kita yang menantikan TUHAN menyembuhkan; ketika kita sedang mengalami masalah finansial, kita pikir kita yang menantikan TUHAN memberkati. Hari ini, melalui FirmanNYA, saya ingin katakan, bukan YESUS yang menghilang dari kita, karena faktanya DIA selalu bersama kita (Ibrani 13:5). Kitalah yang seringkali “menghilang” dari YESUS.

(Baca juga: PEMBERIAN YANG BESAR SI JANDA MISKIN)

Bukan kita yang menantikan YESUS, melainkan YESUSlah yang menantikan kita. Ketika Anda sakit, Tuhan menantikan Anda mempercayai bahwa bilur-bilur darahNYA telah menyembuhkan, ketika Anda mengalami kesulitan finansial, Tuhan menantikan Anda mempercayai bahwa Tuhan adalah sumber berkat Anda, bukan uang ataupun pekerjaan, yang artinya Anda tidak takut untuk menabur. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s