YESUS MENDERITA KARENA KASIHNYA KEPADA KITA

Bahan renungan:

Filipi 2:6-8 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, melainkan telah mengosongkan diriNYA sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diriNYA dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Hari ini saya ingin Anda mengerti apa yang YESUS korbankan bagi kita semua. Supaya Anda menyadari betapa besar, dalam, panjang, dan lebarnya kasihNYA kepada kita.

(Baca juga: YESUS DATANG UNTUK MENYEDIAKAN HIDUP)

Anda tahu bagaimana YESUS menderita demi menebus dosa dan menanggung segala hukuman dan kutuk kita? Firman Tuhan katakan TUHAN mengosongkan diriNYA dan menjadi manusia. Banyak  orang mengira YESUS menderita hanya saat DIA disiksa dan disalibkan. Teman, YESUS menderita sejak hari pertama DIA lahir di Bumi. Sebagai TUHAN, DIA tidak perlu berjalan, kelelahan, kelaparan, kehausan, istirahat, namun ketika DIA mengambil rupa kita, dengan segala kelemahan dan kekurangan, DIA butuh istirahat dan dapat merasakan penderitaan.

YESUS tidak lahir dan langsung berbahasa Ibrani sambil berlari-lari. OrangtuaNYA mengajari berbahasa, melatihNYA berjalan, makan, berdiri, dan berlari. TUHAN membatasi (mengosongkan) diriNYA di dalam rupa manusia karena kasihNYA kepada Anda dan saya.

Sebagai TUHAN, DIA tidak terikat ruang dan waktu, tapi sebagai manusia, DIA harus menunggu selama 30 tahun untuk melayani. Setiap kali YESUS berdebat dengan orang Farisi dan Saduki, DIA berusaha menyatakan kebenaran dan kasihNYA kepada mereka, namun mereka malah berbalik menyerang, bahkan menyalibkan YESUS. Anda juga bisa bayangkan ketika DIA dipukul, dihina, dicaci oleh para tentara Romawi, makhkluk yang DIA ciptakan dengan tanganNYA sendiri.

(Baca juga: CINTA AKAN UANG ADALAH AKAR SEGALA KEJAHATAN)

Setiap hari dalam rupaNya sebagai manusia, YESUS digoda dengan berbagai macam hal, sama seperti Anda dan saya hari ini, namun Firman Tuhan katakan DIA tetap setia dengan tujuanNYA dan taat sampai mati di kayu salib untuk Anda dan saya.

Saya rasa, dengan mengetahui kebenaran di atas ini saja, kita tidak akan pernah kehabisan alasan untuk bersyukur kepada TUHAN. Teman, tidak peduli siapa Anda, apa latar belakang Anda, atau apa yang telah Anda lakukan, saya ingin katakan bahwa Bapa Sorgawi sangat mengasihi Anda. KasihNYA yang telah memberikan kita kehidupan hari ini. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s