MEMANDANG KEPADA JANJI TUHAN YANG BESAR

Bahan renungan:

Mazmur 18:30 Adapun Allah, jalanNYA sempurna; janji TUHAN adalah murni; Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung padaNYA.

Tuhan membawa kita bukan hanya dari gelap kepada terangNYA yang ajaib, tapi juga dari satu kemenangan kepada kemenangan yang lain, dari satu kemuliaan kepada kemuliaan yang lebih besar. Jangan arahkan fokus kita kepada masalah yang besar, melainkan kepada janji TUHAN yang besar.

(Baca juga: KEHEBATAN LIDAH MANUSIA)

Sama seperti Abraham, bapak orang beriman, yang diminta mempersembahkan Ishak, anak yang paling dikasihinya itu. Tentu hal ini bukan perkara mudah bagi Abraham. Namun Alkitab tidak pernah menceritakan sedikit pun ada keraguan di hati Abraham ketika dia naik ke atas gunung untuk mempersembahkan Ishak. Abraham tidak gentar karena dia sangat yakin kepada TUHAN yang memberikan janji bahwa keturunannya akan seperti bintang di langit dan pasir di tepi pantai. Seperti yang dikatakan dalam Ibrani 11:19, Abraham berpikir sekalipun Ishak dipersembahkan, TUHAN sanggup membangkitkannya.

(Baca juga: KUNCI KEMENANGAN UNTUK LEPAS DARI MASALAH FINANSIAL)

Jika hari ini ada janji TUHAN yang sedang Anda nantikan, jangan menyerah. Selama Anda berharap kepada janji yang Firman Tuhan berikan, janji tersebut pasti tergenapi. Anda hanya perlu sabar menanti dan jangan berhenti berharap. Firman Tuhan katakan dalam Kolose 1:23a, “Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil …” (penulis: @mistermuryadi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.