MENGAPA TUHAN INGIN KITA KAYA DENGAN CARA MENABUR?

Bahan renungan:

2 Korintus 9:10-11 Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu; kamu akan diperkaya dalam segala macam kemurahan hati, yang membangkitkan syukur kepada Allah oleh karena kami.

Kalau Anda mengikuti renungan beberapa hari terakhir mengenai menabur dan menuai, mungkin Anda bertanya-tanya, apakah kita bisa menjadi kaya tanpa menabur? Jawabannya, TENTU SAJA BISA! Buktinya, banyak di antara orang-orang kaya di dunia yang menjadi kaya bukan karena menabur, tetapi karena bekerja keras, banting tulang, atau pun menipu sana sini.

(Baca juga: MAKNA KATA MENABUR DAN MENUAI DALAM BAHASA YUNANI)

Jika demikian, pertanyaan yang tepat bukanlah “Apakah kita bisa kaya tanpa menabur?” melainkan “Mengapa TUHAN mengajarkan kita cara menabur untuk hidup dalam kelimpahan?” Mengapa yang TUHAN ajarkan bukanlah seperti yang dunia ajarkan, yaitu dengan cara bekerja keras, banting tulang, menabung, atau hemat sana sini?

Teman, selain tuaian yang besar, ternyata ada hal lain yang didapatkan dari menabur yang Anda tidak bisa dapatkan dengan cara bekerja keras, banting tulang, atau pun menabung. Hal tersebut adalah karakter.

Kata “kemurahan hati” dalam ayat renungan di atas, di dalam bahasa Yunani ditulis haplotes, yang artinya tulus, tidak berpura-pura, jujur, dan tidak egois. Kemudian, kata “membangkitkan syukur” ditulis dalam bahasa Yunani eucharistia, yang artinya memiliki pikiran yang penuh kebaikan, bersyukur, ramah, dan menyenangkan. Ternyata, saat kita melatih diri kita untuk menabur, kita sedang membentuk dan melatih karakter-karakter yang baik dalam hidup kita. Wow, sungguh luar biasa!

Bagaimana dengan orang-orang yang tidak suka menabur? Anda bisa perhatikan hidup mereka, saya percaya orang-orang tersebut sedang membentuk karakter-karakter yang sebaliknya dari yang saya sebutkan di atas.

Teman, perlu Anda ingat bahwa TUHAN bukan hanya ingin Anda menjadi kaya raya saja. Kalau hanya sekadar kaya raya, dunia bisa mengajarkan 1001 kiat sukses kepada Anda. Yang jadi masalah, saat Anda menjadi orang kaya, karakter seperti apa yang Anda miliki? Saat Anda kaya kelak, Anda menjadi orang yang seperti apa?

(Baca juga: PARA DERMAWAN DUNIA YANG SANGAT KAYA RAYA)

Banyak orang kaya raya, tetapi sombong, semena-mena, egois, sogok sana sini, bahkan menomorduakan TUHAN. Tuhan tidak ingin Anda menjadi orang yang kaya dengan karakter dan mentalitas buruk seperti itu. Tuhan ingin ketika Anda kaya raya, Anda memiliki karakter Kristus. Ya, hal ini hanya bisa Anda dapatkan dengan cara menabur. (penulis: @mistermuryadi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s