BAGIAN ANDA PERCAYA, BUKAN MEMIKIRKAN CARANYA

Bahan renungan:

Bilangan 14:11 TUHAN berfirman kepada Musa: “Berapa lama lagi bangsa ini menista Aku, dan berapa lama lagi mereka tidak mau percaya kepadaKu, sekalipun sudah ada segala tanda mujizat yang Kulakukan di tengah-tengah mereka!”

Sejak zaman Perjanjian Lama sampai hari ini TUHAN tetap mengharapkan hal yang sama dari manusia, yaitu mempercayaiNYA. TUHAN ingin manusia, karena keinginannya, memberikan sepenuhnya kendali hidupnya kepada TUHAN.

(Baca juga: BAGI ANDA MUNGKIN MUSTAHIL, TAPI BAGI TUHAN TIDAK)

Dalam Keluaran 14:16 dengan jelas TUHAN memberikan perintah kepada Musa atau dengan kata lain, TUHAN ingin Musa mempercayaiNYA, “Dan engkau, angkatlah tongkatmu dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel akan berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering.” Lalu di ayat 21 dikatakan, “Lalu Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, dan semalam-malaman itu TUHAN menguakkan air laut dengan perantaraan angin timur yang keras, membuat laut itu menjadi tanah kering; maka terbelahlah air itu.”

Anda lihat, bagian Musa bukanlah memikirkan bagaimana cara membelah lautan. Tentu saja Musa, si penggembala kambing domba ini, tidak mengerti cara membelah lautan. Bagian Musa adalah percaya kepada apa yang TUHAN katakan, dan membelah lautan adalah bagian TUHAN, sehingga seluruh Bangsa Israel berjalan di tanah yang kering.

Saya yakin kalau Musa yang memikirkan cara menyelamatkan Bangsa Israel hari itu, dia akan berpikir dapat selamat saja sudah bagus, tidak masalah tanahnya basah atau tidak masalah ada 1000-2000 orang yang menjadi korban, yang penting sebagian besar dapat diselamatkan dari kejaran tentara Firaun.

(Baca juga: MENGAPA TUHAN INGIN KITA KAYA DENGAN CARA MENABUR?)

Teman, bagian kita adalah percaya kepada TUHAN. Percayakan masalah, kekuatiran, dan ketakutan Anda kepada TUHAN. Firman Tuhan katakan dalam 1 Petrus 5:7, “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepadaNYA, sebab Ia yang memelihara kamu.” Ketika kuatir melanda, seringkali kita memikirkan bagaimana caranya supaya selamat, teman, serahkanlah semua itu kepada TUHAN. Bagian kita adalah percaya kepada TUHAN dan percaya kepada caranya TUHAN! (penulis: @mistermuryadi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s