GUNAKAN SOSIAL MEDIA ANDA DENGAN BAIK

Bahan renungan:

Mazmur 119:30 Aku telah memilih jalan kebenaran, telah menempatkan hukum-hukumMu di hadapanku.

Teman, dunia sosial media sudah sangat berkembang. Saya hanya ingin mendorong kita semua menggunakan sosial media dengan bijak, supaya melalui sosial media, Anda dapat semakin dekat dengan TUHAN.

(Baca juga: UTAMAKAN BENIH, ROTI KEMUDIAN)

Ada begitu banyak akun yang menghujat atau mencemooh nama TUHAN. Belum lagi akun para tokoh, orang terkenal, yang berisi “sampah” dibungkus lelucon, kata-kata gombal, kata-kata napsu berbungkus cinta, ramalan bintang, dan lain sebagainya. Teman, pastikan setiap akun yang Anda jadikan teman atau Anda follow, itu adalah akun-akun yang memberikan nilai-nilai kebenaran dalam hidup Anda. Anda perlu selektif!

Berdasarkan hasil penelitian saya (mungkin berbeda dengan hasil penelitian Anda), jarang orang menghabiskan waktu membaca Alkibab, merenungkan Firman Tuhan, atau membaca buku-buku rohani lebih lama dibandingkan menggunakan gadget-nya untuk melihat instagram, facebook, atau snapchat. Survei ini saya lakukan terhadap anak muda, karyawan, pebisnis, atau dengan kata lain, orang-orang yang tinggal di kota besar atau “melek” teknologi. Sekali lagi saya katakan, tidak ada yang salah dengan itu. Saya tidak menentang perkembangan sosial media. Saya pribadi menggunakan banyak sosial media untuk pelayanan, mengikuti perkembangan informasi, dan lain sebagainya.

(Baca juga: ARAHKAN AMARAH ANDA KEPADA IBLIS)

Namun perlu saya garis bawahi bahwa penting untuk kita menggunakan sosial media dengan baik. Anda mungkin bukan orang yang suka duduk berlama-lama membaca Alkitab atau pun buku rohani, namun itu bukan alasan Anda jadi tidak membaca apa pun yang rohani. Anda bisa follow akun-akun yang menyajikan Firman Tuhan. Misalnya saja akun LINE@, Facebook, Twitter, atau Instagram hagahtoday. Ya, lewat akun di atas Anda dapat menikmati Firman Tuhan, kata-kata yang membangun dan menguatkan, ketika Anda sedang istirahat makan siang, menunggu kendaraan umum, atau pun sedang bermacet-macetan di jalan. Daripada Anda melihat yang negatif, bukankah jauh lebih baik Anda melihat kepada Firman Tuhan yang merupakan sumber kekuatan dan pengharapan? (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s