PENGHARAPAN (BAGIAN 05): APA CIRI-CIRI ORANG YANG BERHARAP KEPADA TUHAN?

Bahan renungan:

2 Korintus 3:12 Karena kami mempunyai pengharapan yang demikian, maka kami BERTINDAK dengan penuh KEBERANIAN.

Sebelum kita membahas apa yang menjadi ciri-ciri orang yang berharap kepada TUHAN, mari kita membahas terlebih dahulu ciri-ciri orang yang tidak berharap kepada TUHAN. Firman Tuhan dalam 1 Tesalonika 4:13 katakan, “… supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan.” Kata berdukacita di sini di dalam bahasa aslinya diartikan sedih mendalam, berbeban berat, menyimpan amarah, dan murung. Atau dengan kata lain: tidak berdaya terhadap keadaan alias pasif dan pasrah.

(Baca juga: PENGHARAPAN (BAG. 04): KENAPA YANG KITA HARAPKAN TIDAK TERJADI?)

Baiklah, sekarang mari kita lihat apa kata Firman Tuhan tentang orang yang berpengharapan. Dikatakan mereka bertindak penuh keberanian. Kata keberanian di sini diambil dari kata parhessia (Yunani) yang artinya penuh percaya diri, bertindak karena ada yang menjamin, dan bertindak secara terbuka.

Saya tambahkan satu ayat pendukung dari 1 Timotius 4:10, “Itulah sebabnya kita BERJERIH PAYAH dan BERJUANG, karena kita menaruh pengharapan kita kepada Allah yang hidup, Juruselamat semua manusia, terutama mereka yang percaya.”

Lihat, orang yang berpengharapan bukanlah orang yang pasif, murung, atau tidak berdaya, melainkan orang yang percaya diri, bekerja, dan berjuang. Banyak orang salah kaprah mengira kalau kita sedang mengharapkan sesuatu artinya kita hanya duduk, diam, dan menunggu. Padahal justru sebaliknya.

Saya berikan ilustrasi. Ada dua orang sedang mencari kerja. Orang pertama mengirim lamaran ke lima perusahaan, lalu ditolak, dan malas mencoba lagi. Orang kedua juga mengirim lamaran ke lima perusahaan dan ditolak, tapi sedang mempersiapkan 10 lamaran berikutnya. Dari kedua orang tersebut kita bisa melihat bahwa orang yang kedua memiliki pengharapan mendapatkan pekerjaan.

Satu contoh lagi. Saya mendapatkan tawaran untuk bertinju melawan Mike Tyson tiga bulan mendatang. Jika saya menang, saya akan mendapatkan hadiah lima miliar rupiah. Menurut Anda, apakah saya memiliki kesempatan untuk menang? Saya sendiri sangat yakin tidak akan menang. Jika saya tidak yakin menang tentu saya tidak akan berjerih lelah memperjuangkannya. Berbeda jika saya memiliki keyakinan untuk menang, saya pasti memperjuangkannya.

Anda mengerti maksud saya?

(Baca juga: PENGHARAPAN (BAG. 03): KEPADA SIAPA KITA SEHARUSNYA BERHARAP?)

Jika Anda percaya bahwa pengharapan Anda di dalam Kristus pasti terjadi, Anda pasti tidak akan menjadi orang yang pasif, sebaliknya, Anda justru akan bertindak dan aktif. Jika rasa percaya Anda terhadap janji TUHAN tidak sanggup menggerakkan Anda, saya sangat yakin Anda tidak benar-benar mempercayai janji tersebut. (penulis: @mistermuryadi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s