PENGHARAPAN (BAGIAN 06): APA YANG PERLU KITA LAKUKAN SEMENTARA MENANTIKAN PENGHARAPAN KITA?

Bahan renungan:

Ibrani 10:23 Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita, sebab Ia, yang menjanjikannya, setia.

Kolose 1:23 Sebab itu kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan di seluruh alam di bawah langit, dan yang aku ini, Paulus, telah menjadi pelayannya.

Ini adalah renungan ke-6 kita mengenai pengharapan seperti yang telah saya janjikan sebelumnya. Saya harap Anda belajar sesuatu yang baru mengenai pengharapan.

(Baca juga: PENGHARAPAN (BAG. 05): APA CIRI-CIRI ORANG YANG BERHARAP KEPADA TUHAN?)

Di dalam kata pengharapan tentu saja terkandung kata menanti atau menunggu. Jadi, ada rentang waktu antara saat kita berharap sampai kita menerima pengharapan kita. Seringkali, ketika menanti, banyak orang tidak tahu harus melakukan, sehingga pada akhirnya mereka menyerah dan mengatakan, “Sepertinya TUHAN menjawab tidak.”

Teman, jika Anda mengharapkan yang TUHAN janjikan, yang tercatat di dalam Firman Tuhan, maka pengharapan tersebut pasti terjadi. Tidak mungkin gagal.

Lalu, apa yang perlu kita lakukan sambil menunggu pengharapan kita?

Setidaknya ada dua hal yang Alkitab catat. Yang pertama adalah tetap berpegang teguh pada pengakuan tentang pengharapan kita. Atau dengan kata lain, Anda perlu mengucapkannya pengharapan Anda senantiasa. Tujuannya bukan untuk mengingatkan TUHAN, tetapi untuk mengingatkan diri Anda bahwa janji TUHAN itu YA dan AMIN. Sesuatu yang Anda anggap nyata, pasti akan sering Anda ucapkan. Sebaliknya, sesuatu yang tidak nyata bagi Anda, pasti jarang Anda ucapkan.

Saya berikan contoh. Bagi beberapa orang alien itu nyata, itu sebabnya mereka tidak bisa menahan diri untuk bertanya atau membicarakan makhkluk aneh ini. Namun ada juga yang tidak percaya keberadaan makhkluk ini. Orang-orang yang tidak percaya tentu saja jarang, bahkan hampir tidak pernah membahas topik ini.

Jika Anda percaya janji TUHAN itu nyata, saya yakin Anda pasti lebih sering membicarakan janji TUHAN daripada ketakutan atau kekuatiran Anda.

Yang kedua, Firman Tuhan katakan jangan mau digeser dari pengharapan Injil. Teman, kalau TUHAN menjanjikan Anda sehat, itu artinya yang akan Anda terima adalah sehat, bukan hanya sembuh dari sebagian besar penyakit. Jika TUHAN katakan Anda berkelimpahan, itu artinya Anda pasti berkelimpahan, bukan hanya hidup pas-pasan atau berkecukupan.

Banyak orang sementara mereka menanti pengharapan, IMANnya melemah dan pengharapan mereka akan YANG TERBAIK dari TUHAN perlahan mulai bergeser. Teman, jangan biarkan situasi, kondisi, atau pun tipu daya iblis membuat pengharapan Anda tergeser.

(Baca juga: PENGHARAPAN (BAG. 04): KENAPA YANG KITA HARAPKAN TIDAK TERJADI?)

Itu sebabnya di saat kita menantikan pengharapan kita, penting bagi kita untuk terus mengingat janji TUHAN dan mengucapkannya. Supaya semakin hari, Anda bukan semakin lemah, justru Anda semakin bergairah menantikan janji yang pasti terjadi tersebut. Haleluya! (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s