ORANG BAIK MATI MUDA, APAKAH TUHAN YANG MERENCANAKANNYA?

Bahan renungan:

Yohanes 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Ayat di atas memberikan batasan yang sangat jelas antara Tuhan dan iblis. Iblis tidak pernah sedikit pun melakukan yang baik untuk kehidupan Anda, dan begitu juga TUHAN, DIA tidak pernah sedikit pun melakukan yang jahat terhadap kehidupan Anda.

(Baca juga: MENGENAL KARAKTER TUHAN DARI NAMA-NAMA TUHAN)

Ketika mengalami sebuah peristiwa buruk, di tengah ketidakmengertian, banyak orang seringkali menyalahkan TUHAN. Saya heran, mengapa mereka tidak menyalahkan iblis yang jelas-jelas jahat? Mungkin karena mereka berpikir, kalau TUHAN mau, TUHAN bisa mencegah kejadian tersebut. Pemikiran ini seolah menjadikan TUHAN tersangka yang bertanggungjawab atas semua hal buruk yang terjadi di dalam hidup kita. Kalau mau jujur, sebenarnya yang paling bertanggung jawab atas hal-hal buruk di dalam hidup kita adalah diri kita sendiri (Yakobus 1:13-15).

Saya sangat percaya TUHAN senantiasa berbicara kepada hati manusia supaya mereka mau mengikuti tuntunanNYA, tetapi sayangnya tidak semua manusia mau mendengar dan percaya kepadaNYA. Manusia seringkali memilih jalan dan cara yang berbeda dari TUHAN.

Lalu, bagaimana dengan kehidupan seorang hamba TUHAN atau orang yang baik, yang mati muda?

Saya tidak tahu alasan mengapa orang yang baik atau pun hamba TUHAN mati muda. Jika ingin mendapatkan jawaban yang pasti, kita perlu menyelidiki kehidupan mereka. Satu hal yang saya yakini, bukan TUHAN yang merencanakan atau mengijinkan hal buruk tersebut terjadi.

Saya teringat peristiwa di Taman Eden. Saat itu Bumi hanya memiliki empat penghuni: Tuhan, Adam, Hawa, dan iblis. Ketika Hawa digoda dan ditipu ular, dan akhirnya memakan buah pengetahuan baik dan buruk bersama Adam, TUHAN datang menghampiri mereka. Reaksi pertama Adam adalah, “Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi buah pohon itu kepadaku … (Kejadian 3:12).” Adam secara spontan menyalahkan TUHAN dan Hawa, bukan iblis yang jelas-jelas telah menipu dan menghancurkan kehidupannya.

Justru TUHAN yang memperingati Adam supaya tidak memakan buah terlarang tersebut, tetapi Adam mengabaikan perintah TUHAN dan membiarkan ular menggoda Hawa dengan leluasa. Anda bisa membuktikan hal ini di Kejadian 3:6, di sana dicatat Adam ada bersama-sama dengan Hawa ketika iblis datang menggoda Hawa.

(Baca juga: DOSA KITA YANG AKAN DATANG SUDAH DIAMPUNI)

Teman, jika benar TUHAN merencanakan atau mengijinkan hal buruk terjadi di dalam hidup manusia, setidaknya ada satu peristiwa demikian ketika YESUS, yang adalah TUHAN itu sendiri, turun ke Bumi. Kenyataannya, tidak sekalipun YESUS pernah menjahati manusia, justru sebaliknya, YESUS datang untuk mengasihi, mengampuni, menyembuhkan, dan memulihkan kehidupan manusia. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

One thought on “ORANG BAIK MATI MUDA, APAKAH TUHAN YANG MERENCANAKANNYA?

  1. Pingback: ORANG BAIK MATI MUDA, APAKAH TUHAN YANG MERENCANAKANNYA? — CHRISTIAN ONLINE DAILY BREAD | aloeng

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s