“KALAU KITA DIMAKI, KITA MEMBERKATI”

Bahan renungan:

1 Korintus 4:12-13 Kalau kami dimaki, kami memberkati; kalau kami dianiaya, kami sabar; kalau kami difitnah, kami tetap menjawab dengan ramah …

Kita tahu bahwa TUHAN berbeda, TUHAN kita hidup dan berkuasa. Kalau benar kita katakan TUHAN kita berbeda, maka sudah sepantasnya kita menampilkan kehidupan yang berbeda dengan yang dunia tampilkan. Kalau rekan kerja kita ketakutan, lalu kita pun ketakutan, apa yang membedakan kita dengan mereka? Kalau sahabat kita kepahitan, dan kita pun demikian, apa bukti kita memiliki TUHAN yang berbeda?

(Baca juga: DI TENGAH TEKANAN, AGUNGKANLAH TUHAN)

Rasul Paulus katakan kalau dia dimaki, dia memberkati; kalau dia dianiaya, dia sabar; kalau dia difitnah, dia tetap menjawab dengan ramah. Bagaimana dengan Anda?

(Baca juga: BAHASA KASIH ADALAH BAHASA YESUS)

Roh Kudus tinggal di dalam hati setiap kita, menjadikan kita ciptaan yang baru. Kita perlu memiliki respons yang berbeda dengan dunia. Bapa kita adalah sumber kasih, sudah semestinya kita, sebagai anak-anakNYA, merespons dengan kasih kepada orang-orang di sekitar kita. Sekalipun kita dihina, difitnah, dicaci, dan diperlakukan tidak adil, tetap kasih yang terpancar dari dalam kehidupan kita. Hanya dengan cara hidup demikian kita dapat mengklaim bahwa TUHAN kita berbeda. (penulis: @mistermuryadi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s