FILOSOFI POHON KORMA

Bahan renungan:

Mazmur 92:12 Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon.

Pohon korma adalah jenih tumbuhan padang gurun. Sebelum kita membahas mengenai pesan yang TUHAN ingin sampaikan melalui ilustrasi pohon korma, saya ingin Anda mengerti terlebih dulu situasi di padang gurun. Suhu padang gurun, saat siang hari dapat mencapai 60 derajat celcius, sedangkan di malam hari dapat mencapai minus 20 derajat celcius. Ditambah lagi, padang gurun sering dilanda badai dengan kecepatan 40-60 km per jam.

(Baca juga: JIKA KITA MENGASIHI TUHAN, PASTI KITA JUGA MENGASIHI SESAMA)

Baiklah, mari kita membahas kebenaran Firman Tuhan di balik pohon korma.

Sama seperti kebanyakan pohon lain, pohon korma pun berawal dari sebuah biji kecil. Yang membedakan adalah proses menanam biji tersebut. Pertama-tama, penanam korma perlu membuat lubang sedalam 1-2 meter, kemudian memasukkan biji tersebut ke dalam lubang. Setelah itu, biji korma ditindih dengan tanah, batu, dan pasir, secara berurutan.

Ketika biji korma mulai berkecambah, biji tersebut otomatis kesulitan untuk tumbuh ke atas karena tertindih tumpukan tanah, batu, dan pasir. Ini alasan akar pohon korma merambat sangat dalam ke bawah untuk mencari sumber air. Rata-rata panjang akar pohon korma mencapai ratusan meter bahkan kilometer. Akar yang luar biasa dalam ini bukan hanya membuat pohon korma kuat menghadapi badai gurun, tetapi juga dapat menjadi sumber mata air.

Teman, sama seperti kehidupan kita. Jika hidup kita mengakar kuat ke dalam kebenaran Firman Tuhan, tidak peduli seberapa besar badai atau pun panas terik, kita akan bertahan. Bukan hanya itu, kita juga dapat menjadi “sumber mata air” atau tempat penghiburan bagi orang-orang yang membutuhkan di sekitar kita.

Kata “mengakar kuat” ini di dalam bahasa latin ditulis Radix, yang merupakan asal kata Radikal. Seringkali orang mengartikan radikal ini dengan gerakan atau tindakan yang berani, bahkan cenderung anarkis. Sungguh sangat keliru. Radikal sesungguhnya berarti mengakar kuat ke dalam. Jika Anda memiliki hubungan yang kuat dengan kebenaran Firman Tuhan, Anda adalah orang-orang yang radikal, yang tidak mudah diombang-ambingkan keadaan.

(Baca juga: JANGAN MEMPERTANYAKAN JANJI SETIA TUHAN)

Dunia kita sangat membutuhkan anak-anak TUHAN yang radikal, yang hidupnya memberi pengaruh, bukan dipengaruhi. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s