SETIA PADA PERSEPULUHAN DAN PERSEMBAHAN

Bahan renungan:

Lukas 16:10-11 “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar. Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya?”

Ayat di atas sering dihubungkan dengan tanggung jawab melayani, bekerja, dan lain sebagainya. Namun jika melihat konteksnya, ayat itu sedang membicarakan tentang uang. Firman Tuhan mengatakan uang adalah perkara kecil. Sungguh berbeda cara pandang dunia. Menurut dunia, uang adalah perkara yang sangat besar.

(Baca juga: FIRMAN TUHAN ADALAH GPS TERBAIK)

Konteks uang yang dimaksud oleh ayat di atas adalah persepuluhan dan persembahan. Menurut Firman Tuhan, kesetiaan kita terhadap persepuluhan dan persembahan akan menentukan kesetiaan kita terhadap hal lainnya. Jika kita setia terhadap persepuluhan dan persembahan, kita pasti setia juga pada perkara lain yang lebih besar. Sebaliknya, jika kita tidak setia dalam perkara persepuluhan dan persembahan, kita pasti tidak setia dalam hal lainnya.

(Baca juga: ANDA ADALAH ORANG BENAR YANG DIMAKSUD OLEH ALKITAB)

Mari kita belajar percaya kepada Tuhan untuk perkara yang kecil, yaitu persepuluhan dan persembahan kita, supaya kelak kita dapat percaya kepada Dia untuk perkara yang jauh lebih besar. (penulis: @mistermuryadi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s