NATAL: WAKTUNYA MENGINGATKAN DIRI KITA BAHWA TUHAN ITU BAIK

Bahan renungan:

Roma 8:32 Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?

Natal telah tiba. Natal adalah waktu yang tepat untuk mengingat kembali kebaikan dan kemurahan Tuhan. Juga waktu yang tepat untuk mengingat kembali bahwa harapan-harapan kita terhadap janji Tuhan tidak pernah mengecewakan.

(Baca juga: KETIKA KEMBALI KE RUMAH BAPA, SI BUNGSU DIPULIHKAN)

Banyak orang mengira Tuhan menahan berkat-Nya, padahal kalau kita mengingat kembali kelahiran Yesus, kita akan sadar bahwa Tuhan tidak pernah menahan apa pun dari kita. Yang terbaik dari Sorga saja Dia berikan, apalagi hal lain seperti berkat, kesembuhan, kesehatan, kelimpahan, dan masa depan indah. Tentu saja Dia juga berikan. Bahkan faktanya, Dia sudah memberikan segala sesuatu kepada kita melalui Yesus.

(Baca juga: BAPA MENYAMBUT SI BUNGSU SEBAGAI PANGERAN, BUKAN HAMBA)

Melewati Natal ini, saya mengajak kita semua untuk kembali mengingat betapa baiknya Tuhan, supaya memasuki 2017, setiap kita semakin intim dengan-Nya, mengenal Pribadi-Nya yang penuh kasih, dan hidup seturut kebenaran-Nya. Selamat natal semuanya!

Salam hangat dari kami,
– Zaldy dan Dolly.

==============

buku-saku-pengharapanBagi Anda yang belum mendaftarkan email di blog ini, silakan segera daftarkan. Saya membagikan gratis sebuah e-book berjudul #PENGHARAPAN bagi Anda yang mendaftar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.