MENJADI ORANG YANG LEMBUT TIDAK BERARTI LEMAH

Bahan renungan:

Yakobus 1:21 Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.

Banyak orang mengira orang lembut adalah orang yang tidak berani menatap mata lawan bicaranya, orang yang berpakaian kuno, makan dengan perlahan, dan membiarkan orang berbuat kasar kepadanya. Firman Tuhan dalam Matius 11:29 mengatakan bahwa Yesus adalah Pribadi yang lembut. Namun, Yesus berani menatap lawan bicaranya. Yesus tidak pernah membiarkan seorang pun menekan hidup-Nya, dan bahkan Yesus memiliki nyali untuk menjungkirbalikkan para pedagang di dalam Bait Suci (Yohanes 2:14-16).

(Baca juga: KURANGI GAYA HIDUP ANDA, SUPAYA ANDA DAPAT MENABUR)

Menurut bahasa aslinya, kata “lembut” dipakai untuk menggambarkan sebuah kuda yang mudah dilatih dan dikendalikan hanya dengan menggunakan tali kekang. Kata “lembut” ini diartikan mudah untuk diajar.

Seorang yang lembut menyadari bahwa masih banyak yang perlu dia pelajari. Itu sebabnya seorang yang mau belajar tidak pernah memiliki masalah dengan harga diri dan kesombongan. Orang yang sombong selalu merasa bahwa dirinya sudah mengetahui semua hal dan mereka bukan orang yang mau belajar. Itu adalah indikasi dari sebuah kehancuran.

Kitab Yakobus di atas menuliskan, “… terimalah dengan lemah lembut Firman yang tertanam di dalam hatimu …” Ya, Anda perlu memiliki hati yang lembut saat Anda mempelajari Firman Tuhan. Saat kita duduk mendengarkan khotbah, kita perlu mendengarkannya dengan sikap mau belajar, bukan sikap ingin mengkritik. Selalu ada dapat kita pelajari, sekalipun dari hal-hal yang tidak kita setujui.

(Baca juga: HATI YANG SUKACITA ADALAH OBAT PALING MUJARAB DI DUNIA)

Matius 5:5 mengatakan orang yang lemah lembut akan memiliki Bumi. Karena orang yang lembut tidak pernah berhenti belajar mengenai prinsip-prinsip kebenaran dan kehidupan. (penulis: @mistermuryadi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.