INILAH PENYEBAB UTAMA KITA DEPRESI

Bahan renungan:

Mazmur 43:5 Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!

Dalam Mazmur 42 dan 43, ada tiga kali pemazmur mengucapkan, “Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku …” Itu adalah pertanyaan yang bagus. Banyak orang menanyakan hal itu, tetapi hanya sedikit yang menemukan jawabannya.

(Baca juga: APA YANG ABRAHAM PIKIRKAN SAAT MEMPERSEMBAHKAN ISHAK?)

Dunia kita saat ini mengajarkan kita untuk menyalahkan situasi jika kita mengalami depresi. Beberapa mengatakan depresi terjadi akibat sebuah reaksi kimia dalam tubuh. Namun, Alkitab tidak mengatakan demikian. Ayat di atas jelas mengungkapkan bahwa tertekan atau depresi terjadi akibat kita kehilangan harapan. Situasi hidup kita tidak membuat kita tertekan, kecuali kita membiarkan situasi mencuri harapan-harapan kita. Dan, reaksi kimia dalam tubuh kita adalah buah dari depresi, bukan penyebabnya.

Harapan dan depresi adalah dua hal yang saling bersebrangan. Di mana ada harapan, tidak ada depresi. Sebaliknya, di mana ada depresi, tidak ada harapan. Penting bagi kita untuk memiliki harapan, karena hal tersebut dapat menghasilkan emosi yang positif.

Pengalaman hidup kita seringkali membuat kita kehilangan harapan. Itu sebabnya, satu-satunya jalan supaya kita tetap memiliki harapan adalah lebih dalam mengenal Tuhan dan janji setia-Nya. Tuhan yang kita sembah adalah sumber pengharapan yang pasti (Roma 15:13).

Bagi Anda yang memiliki banyak pengalaman buruk atau pahit dalam hidup, Alkitab menyediakan banyak janji Tuhan yang dapat Anda harapkan.

(Baca juga: TUHAN SETIA MENGASIHI MANUSIA SELAMA 6000 TAHUN)

Harapan-harapan yang tidak mengecewakan hanya dapat muncul jika Anda membaca dan merenungkan Firman Tuhan. Saat Anda mulai lebih mempercayai janji Tuhan dibandingkan situasi, harapan akan terbit di hati Anda, iman Anda pun akan bangkit, dan sebagai akibatnya, depresi lenyap. (penulis: @mistermuryadi)

2 comments

  1. Saya percaya dlm injil Tuhan memberi harapan dan janji pasti digenapi ttp kenapa setiap aku berharap padaNya koq blm ada jawaban.apa aku hrs sabar dan setia menerima apa adanya dan bersyukur apa yg terjadi dihari ini.smg Allah msndengarkan doa saya amin

    1. Shalom. Apakah Anda sudah membaca buku #PENGHARAPAN yang saya tulis? Di sana saya menulis alasan kita belum menerima janji Tuhan, apa yang perlu kita lakukan sementara kita menunggu, dan semua hal yang kita butuhkan mengenai pengharapan.

      Jika Anda belum mendapatkannya, Anda bisa mendapatkannya gratis dengan memasukkan email Anda ke kolom subscribe di hagahtoday.com.

      Atau kirimkan email Anda ke hagahtoday@gmail.com.

      Tuhan Yesus memberkati.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.