ORANG YANG BERHARGA MELAKUKAN HAL-HAL YANG BERHARGA

Bahan renungan:

1 Tesalonika 4:7 Allah memanggil kita bukan untuk melakukan apa yang cemar, melainkan apa yang kudus.

Cara Anda melihat diri Anda sangat menentukan cara Anda memperlakukan diri Anda. Jika Anda melihat diri Anda berharga, Anda akan memperlakukan diri Anda berharga dan Anda akan melakukan hal-hal yang berharga. Sangat penting bagi setiap kita memiliki gambar diri yang benar.

(Baca juga: YESUS, SATU-SATUNYA TUHAN YANG BANGKIT DAN HIDUP)

Adalah hal yang umum ketika kita mendengar seseorang mengatakan sedang mencari jati diri. Sungguh saya heran dengan pemikiran mengenai mencari jati diri ini, karena tidak ada satu pun tokoh di Alkitab melakukannya. Iblis, dengan berbagai tipu daya, merusak gambar diri anak-anak Tuhan. Iblis ingin kita melihat diri kita sebagai orang yang rusak, hancur, dan tidak memiliki masa depan.

Teman, Anda tidak akan pernah menemukan jati diri Anda di luar sana, karena jati diri Anda ada di dalam Kristus. Ya, identitas kita ada di dalam Pencipta kita. Sama seperti setiap smartphone yang keluar dari pabrik diberikan nomor khusus (IMEI), yang berfungsi sebagai jati diri smartphone tersebut, Anda pun diberikan “nomor” khusus ketika lahir ke dunia ini. Efesus 2:10 mengatakan, “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik …”

Kita bukan milik dunia ini, kita adalah milik Tuhan. Kita berasal dari Dia dan diciptakan untuk Dia. Itu sebabnya jika kita ingin mengetahui jati diri kita yang sebenarnya, kita perlu melihat kepada apa Tuhan katakan tentang kita.

Iblis ingin kita berpikir bahwa kita adalah seorang pemarah, jahat, mudah jatuh cinta, gampang tersinggung, tukang gonta-ganti pasangan, sulit mengampuni, miskin, bodoh, dan suka kesepian. Sedangkan, Alkitab katakan kita penuh kasih, setia, sabar, mudah mengampuni, kepala bukan ekor, garam dan terang dunia, diberkati, anak kesayangan Tuhan, biji mata Tuhan, sangat berharga, sehat, panjang umur, memiliki kuasa untuk melakukan mukjizat, dan memiliki masa depan yang indah.

Tidak dapat dipungkiri kita semua pernah melakukan kesalahan dan kejahatan, tetapi itu bukan jati diri kita yang sebenarnya. Kita tidak diciptakan untuk melakukan hal-hal tersebut. Yang perlu kita lakukan adalah berbalik. Hiduplah sebagaimana Tuhan menciptakan Anda.

(Baca juga: JANJI TUHAN JAUH LEBIH NYATA DARI MASALAH ANDA)

Teman, kita perlu melihat diri kita seperti Tuhan melihat kita. Tuhan katakan kita sangat berharga. Jika kita menyadari jati diri kita yang sesungguhnya di dalam Kristus, kita pasti melakukan hal-hal yang berharga dan meninggalkan hal-hal yang salah dan jahat. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s