TUHAN TIDAK LAGI MENGHUKUM ORANG PERCAYA

Bahan renungan:

Roma 8:1 Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.

Bukan saya yang mengatakannya, tetapi Firman Tuhan, bahwa tidak ada lagi penghukuman dan penghakiman dari Tuhan bagi mereka yang sudah percaya kepada Yesus. Di dalam Yesus, kita adalah anak kesayangan Tuhan. Kasih Tuhan kepada Anda tidak akan berubah, sekalipun kasih Anda kepada-Nya berubah.

(Baca juga: APA BENAR TUHAN MENGGUNAKAN MASALAH UNTUK MELATIH KITA?)

Tuhan tidak lagi menimpakan dosa dan pelanggaran Anda kepada Anda seperti yang kebanyakan orang masih percayai sampai hari ini. Ditambah lagi, digaungkan bahwa Tuhan akan mengutuknya sampai keturunan ketiga dan keempat. Teman, pernyataan itu tidak benar!

Ada beberapa hamba Tuhan yang saya temui meminta kepada jemaatnya yang terbaring sakit untuk mengingat-ingat dosa masa lalu, mengakuinya, dan minta ampun ke Tuhan. Juga, waktu ada kecelakaan merengut nyawa seseorang, hamba Tuhan ini mengatakan, kutuk tersebut tidak akan pergi dari keluarga ini sampai keturunan ketiga dan keempat. Mengerikan sekali.

Yesus telah datang ke dunia, memberikan Diri-Nya di kayu salib untuk menanggung setiap kutuk, penghakiman, dan penghukuman yang seharusnya Anda dan saya terima. Dalam perjanjian yang baru Tuhan mengatakan, “Sebab Aku akan menaruh belas kasihan terhadap kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka (Ibrani 8:12).”

“Jika Tuhan sudah tidak menghukum atau menghakimi orang percaya, apakah artinya orang percaya bebas untuk berbuat dosa?” Tentu saja tidak demikian, karena 1 Yohanes 3:9 mengatakan, “Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi; sebab benih ilahi tetap ada di dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa, karena ia lahir dari Allah.”

(Baca juga: IBLIS BUKAN LAWAN YANG SEBANDING DENGAN ANDA)

Tidak ada satu pun contoh tokoh Alkitab yang mendeklarasikan percaya kepada Yesus tetapi senang atau sengaja hidup di dalam dosa. Justru di dalam Yesus, setiap orang percaya diberikan kuasa untuk merdeka dari kuasa dosa, hidup berkemenangan, dan menikmati kehidupan di Bumi seperti di Sorga. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s