TUHAN MENJAGAI ORANG YANG HATINYA MELEKAT KEPADANYA (MAZMUR 91:14)

Bahan renungan:

Mazmur 91:14 Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.

Dalam renungan kemarin kita telah belajar bahwa kita, orang-orang yang percaya kepada Yesus, adalah pusat perhatian Tuhan. Tuhan memerintahkan para malaikat-Nya untuk menjaga segala jalan kita dan menatang kita supaya kaki kita tidak terantuk batu. Betapa spesial Anda dan saya di hadapan Tuhan.

(Baca juga: TUHAN PERINTAHKAN MALAIKATNYA MENJAGA KITA (MAZMUR 91:11-13))

Hari ini saya ingin mengajak Anda untuk melihat lebih dekat mengenai penyertaan Tuhan dalam hidup Anda. Membaca ayat di atas, seolah Tuhan baru akan meluputkan kita dari malapetaka dan membentengi kita dari tulah jika hati kita melekat kepada-Nya. Seolah Tuhan baru akan melakukan yang baik jika kita terlebih dahulu berbuat baik kepada-Nya.

Teman, Tuhan tidak seperti itu. Tuhan akan tetap baik kepada Anda sekalipun Anda jahat. Tuhan tetap setia sekalipun Anda tidak setia (2 Timotius 2:13).

Lalu, bagaimana dengan ayat di atas? Kata “melekat” dalam renungan kita hari ini diambil dari kata Ibrani “chashaq” yang berarti mengarahkan hatinya, jatuh cinta, dan menginginkan.

Untuk menjelaskan maksud dari ayat di atas mari kita melihat apa yang dikatakan Yesus dalam Lukas 11:23, “Siapa tidak bersama Aku, ia melawan Aku dan siapa tidak mengumpulkan bersama Aku, ia mencerai-beraikan.”

Jadi, menurut Firman Tuhan hanya ada dua jenis orang di dunia ini: yang mengumpulkan dan yang menceraiberaikan. Yang mengarahkan hatinya kepada Tuhan dan yang mengarahkan hatinya untuk hal lain. Yang jatuh cinta kepada Tuhan dan yang jatuh cinta kepada hal selain Tuhan. Yang menginginkan Tuhan dan yang tidak menginginkan Tuhan.

Sederhananya, orang-orang yang hatinya tidak melekat kepada Tuhan berarti tidak menginginkan Tuhan. Mereka menolak Tuhan, mereka menolak penjagaan Tuhan. Bukan Tuhan yang tidak meluputkan mereka dari malapetaka atau tidak menjaga mereka dari yang jahat, melainkan mereka yang menolak penyertaan Tuhan.

(Baca juga: TUHAN MELINDUNGI KITA DARI MALAPETAKA DAN TULAH (MAZMUR 91:9-10))

Saya bisa saja membuka pintu rumah saya untuk mengundang semua orang datang, tetapi tidak semua orang mau datang ke dalam rumah saya. Tuhan pun demikian. Dia telah menunjukkan jalan-jalan kebenaran kepada dunia ini, tetapi tidak semua orang mau hidup di dalamnya. Ada orang-orang yang secara sadar memutuskan untuk menjauh dari jalan-jalan kebenaran. (penulis: @mistermuryadi)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s