MEMILIH PERCAYA TUHAN VS. MEMILIH JALAN SENDIRI (MAZMUR 91:15)

Bahan renungan:

Mazmur 91:15 Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.

Perhatikan ayat di atas. Dalam ayat ini dikatakan, “Bila kita berseru …” Berseru yang ditulis dalam ayat ini diambil dari kata Ibrani “qara”, yang artinya mendeklarasikan, memanggil, atau mengundang. 

(Baca juga: TUHAN MENJAGAI ORANG YANG HATINYA MELEKAT KEPADANYA (MAZMUR 91:14))

Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai maksud dari ayat di atas, saya inign Anda tahu satu hal tentang Tuhan. Tuhan tidak akan pernah melakukan apa pun di dalam kehidupan Anda tanpa persetujuan Anda. Tuhan tidak pernah memaksa kita untuk menerima sesuatu dari Dia. Jika Anda memilih untuk hidup rusak, Tuhan tidak akan memaksa supaya Anda hidup baik. Benar, Tuhan akan mengajak atau menawarkan Anda kehidupan yang baik, tetapi Dia tidak akan pernah memaksa Anda.

Itu sebabnya setiap kali melakukan mukjizat Yesus sering berkata, “Imanmu telah menyelamatkan engkau.” Anda dapat melihat pernyataan Yesus mengenai hal itu di dalam Matius 9:22, Lukas 17:19, dan Lukas 18:42. Anda mengerti arti dari pernyataan Yesus itu? Artinya, mukjizat tersebut terjadi karena mereka memutuskan untuk membiarkan Yesus menolong mereka.

Yesus tidak mengatakan, “Iman-Ku telah menyelamatkan engkau.” Kalau demikian, sekalipun orang yang sakit tidak percaya kesembuhan, orang itu akan tetap sembuh. Namun, tidak seperti itu cara Yesus bekerja. Yesus bekerja di dalam hidup kita hanya ketika kita mengijinkan, mengundang, membiarkan, memanggil, atau dengan kata lain, ketika kita percaya kepada-Nya. Dia bukan Tuhan yang memaksakan kehendak.

(Baca juga: PENTING UNTUK MENYADARI BAHWA KITA DIKASIHI (MAZMUR 91:7-8))

Renungan kita hari ini mengajarkan bahwa Tuhan hanya akan menjawab, menyertai, meluputkan, dan memuliakan orang-orang yang berseru kepada Tuhan. Kita dapat mengartikan orang yang berseru itu sebagai orang yang memilih percaya kepada Tuhan. Lalu, bagaimana dengan orang yang tidak percaya? Seperti yang saya katakan di dalam renungan kemarin. Tuhan ingin menyertai dan menjaga semua orang, tetapi pada kenyataannya, tidak semua orang ingin disertai dan dijagai Tuhan. Ada orang-orang yang memilih jalannya sendiri. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = = = = = = = = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda bisa memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s