TIDAK SEMUA HAL YANG JAHAT BERASAL DARI IBLIS

Bahan renungan:

Yakobus 1:14-15 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya. Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

Kebangkitan Kristus adalah bukti bahwa iblis dan maut telah dikalahkan. Itu artinya iblis sudah tidak dapat lagi melakukan hal-hal buruk di dalam hidup orang percaya, kecuali orang percaya tersebut mengijinkannya.

(Baca juga: APAKAH SALAH JIKA KITA MENGHARAPKAN BERKAT DARI TUHAN?)

Banyak gereja terlalu mengagungkan kekuatan iblis. Mereka mengatakan, “Iblis dapat memaksa kita melakukan sesuatu yang kita tidak inginkan, iblis dapat menyerang kita, iblis dapat merusak hidup kita,” seolah iblis masih memiliki kuasa.

Iblis dapat melakukan hal-hal di atas hanya jika Anda mengijinkannya, dengan cara Anda mempercayai sesuatu yang salah, seperti: “Saya ini hanya manusia biasa,” “Tubuh saya memang mudah sakit sejak kecil,” “Saya tidak boleh telat makan, nanti sakit maag saya pasti kambuh,” “Saya sulit menjadi orang berhasil, karena sekolah saya tidak tinggi.”

Ketika Anda percaya kepada hal-hal salah di atas, pada dasarnya Anda sedang memberikan otoritas kepada iblis untuk menghancurkan hidup Anda.

Lihat, tidak semua yang jahat berasal dari iblis. Seringkali kitalah yang bertanggung jawab atas hal-hal buruk yang terjadi dalam hidup kita. Iblis hanya memanfaatkan ketidakpedulian Anda akan kebenaran. Iblis ingin Anda mempercayai hal-hal yang salah. Akibatnya, Anda merusak dan melakukan yang jahat terhadap diri sendiri.

“Lalu, apa yang harus saya lakukan untuk mengubah hal tersebut?”

Mulailah mengisi pikiran dan hati Anda dengan kebenaran. Ayat di atas mengatakan bahwa hal-hal buruk datang ke dalam hidup Anda akibat keinginan-keinginan yang keliru. Anda dipikat dan diseret oleh keinginan-keinginan tersebut. Keinginan yang salah timbul karena Anda mempercayai sesuatu yang salah, karena Anda mengisi hati dan pikiran Anda dengan hal-hal yang salah. Contohnya, keinginan cepat kaya dengan menghalalkan segala cara atau keinginan melakukan hawa napsu.

(Baca juga: MEMILIH PERCAYA TUHAN VS. MEMILIH JALAN SENDIRI (MAZMUR 91:15))

Namun jika Anda mengisi pikiran dan hati Anda dengan kebenaran, Anda akan menginginkan hal-hal yang benar juga, sebagai akibatnya, Anda akan “dipikat” dan “diseret” kepada hal-hal yang mendatangkan kebaikan untuk hidup Anda. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = = = = = = = = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda bisa memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.