APA KEGUNAAN DOA JIKA TUHAN SUDAH TAHU YANG INGIN KITA DOAKAN?

Bahan renungan:

Matius 6:8 Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.

Beberapa orang menganggap bahwa doa adalah cara untuk meminta atau memohon sesuatu dari Tuhan. Doa adalah napas hidup orang percaya. Saya setuju dengan semua hal itu. Tidak ada yang salah.

(Baca juga: BETAPA BERHARGA SETIAP TETES DARAH YESUS)

Namun yang saya sayangkan, muncul pengajaran ekstrim yang menganggap sudah tidak perlu lagi berdoa, karena Tuhan sudah tahu semua yang kita perlukan. “Untuk apa kita berdoa, jika Tuhan sudah tahu semua yang ingin kita doakan. Keputusannya ada di tangan Tuhan.” Saya percaya itu adalah pemikiran yang keliru mengenai doa.

Mengenai kemahatahuan Tuhan, tentu tidak perlu kita ragukan lagi. Namun sikap pasrah mengira kita tidak perlu lagi berdoa dan menganggap semua yang terjadi di dalam hidup kita adalah keputusan Tuhan merupakan sikap yang salah.

Keputusan Tuhan, Dia ingin kita hidup di dalam kebenaran-Nya dan menikmati kehidupan di Bumi seperti di Sorga, tetapi tidak semua orang mau hidup seperti itu. Keputusan Tuhan adalah semua manusia diselamatkan, tetapi tidak semua orang mau percaya kepada Yesus. Itu artinya tidak semua yang terjadi di dalam hidup kita adalah keputusan Tuhan, justru sebaliknya, semua terjadi karena keputusan kita.

Apa hubungannya dengan doa?

Efesus 1:3 menjelaskan bahwa Tuhan sudah mengaruniakan segala berkat rohani kepada kita. Catat, bahwa berkat yang dikaruniakan adalah berkat rohani, sedangkan yang kita butuhkan adalah berkat jasmani. Roma 5:2 mengajarkan cara untuk mengubah berkat rohani tersebut menjadi berkat jasmani, yaitu dengan iman. Iman adalah bagian kita, bukan Tuhan.

Tuhan sudah selesai mengerjakan bagian-Nya ketika Yesus mengatakan “Sudah selesai” di atas kayu salib. Dia sudah mengaruniakan segala berkat rohani kepada kita. Yang tersisa adalah bagian kita, yaitu untuk menerima yang Tuhan sudah karuniakan, dengan cara percaya kepada kebenaran-Nya. Jadi, bukan kita yang sedang menantikan Tuhan menjawab doa-doa kita, bukan kita yang sedang menunggu keputusan Tuhan, tetapi Tuhan yang sedang menantikan keputusan kita untuk percaya kepada segala sesuatu yang sudah Dia karuniakan, yaitu kesehatan, kesembuhan, mukjizat, berkat, kuasa, masa depan yang indah, dan pemulihan.

(Baca juga: APAKAH IMAN KITA DAPAT MENGGERAKKAN TUHAN?)

Jadi, apakah kita masih perlu berdoa? Jelas perlu. Berdoa menunjukkan sikap hati bahwa kita lebih percaya kepada janji Tuhan dibanding situasi yang kita alami dan lihat. Berdoa adalah tanda bahwa kita mengakui ada kekuatan yang lebih besar dan ada jaminan yang lebih pasti, yaitu Tuhan dan kebenaran-Nya. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = = = = = = = = = = =

Semua materi di blog ini saya berikan cuma-cuma bagi para pembaca setia hagahtoday.com. Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s