BAGIAN KITA MENYATAKAN KASIH TUHAN, BUKAN MENGHAKIMI ATAS NAMA TUHAN

Bahan renungan:

Yohanes 5:22 Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak.

“Ssst, bapak itu mabuk lagi. Pasti hubungannya dengan Tuhan sedang bermasalah,” “Wah, ibu itu masih jatuh bangun dalam dosa, belum stabil hidupnya,” “Dia belajar Hukum Taurat, pantas saja hidupnya seperti itu,” “Kalau yang satu itu belajar soal Kasih Karunia, dengar-dengar itu pengajaran sesat,” “Nggak heran gerejanya hancur, istri gembalanya nggak jelas seperti itu.” “Menurut saya, dia pasti sudah meninggalkan Yesus, lihat saja kelakuan dan keputusan yang ajaib itu.”

(Baca juga: MEMBERI ADALAH MASALAH PERCAYA ATAU TIDAK KEPADA TUHAN)

Anda mungkin pernah mendengar seseorang mengucapkan kalimat-kalimat seperti di atas. Anda tidak sendirian, saya pun sering mendengarnya. Sungguh menyedihkan jika mendengar hal-hal demikian diucapkan oleh orang-orang yang percaya kepada Yesus.

Saya sangat percaya Tuhan memanggil kita untuk menjadi saksi-Nya, bukan menjadi hakim-Nya. Tuhan memberikan kita mulut dan kuasa untuk menyatakan kasih-Nya, bukan untuk menghakimi orang lain dengan menggunakan nama-Nya.

Firman Tuhan dalam renungan hari ini jelas mengatakan bahwa penghakiman adalah bagian Yesus, bukan bagian kita. Bagian kita adalah menceritakan perbuatan-perbuatan Tuhan yang besar dan menjadi saluran kasih-Nya, seperti yang tercatat dalam 1 Petrus 2:9 dan Yohanes 13:34. Saya tidak menemukan satupun perkataan Yesus yang memerintahkan kita untuk menghakimi orang lain.

Mari kita fokus memberitakan kasih Tuhan dan berhenti memainkan peran hakim. Jangan habiskan waktu kita hanya untuk menilai atau menghakimi kehidupan orang lain. Tidak masalah orang lain tidak mau berubah, tetap ingin berbuat dosa, atau jatuh bangun dalam kesalahannya, berhentilah mengomentari atau menghakimi mereka, karena mengomentari dan menghakimi mereka tidak akan mengubah hidup mereka. Jika kita ingin mereka berubah, setialah menyatakan kasih Tuhan kepada mereka. Nyatakanlah kasih Tuhan melalui tindakan kita.

(Baca juga: YANG DUNIA TAWARKAN VS. YANG YESUS SEDIAKAN)

Jika kasih Tuhan yang besar dapat mengubahkan hidup kita, saya percaya kasih Tuhan yang sama, yang mengalir melalui kita, pasti dapat mengubahkan mereka. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke:
BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s