EMPAT PENGERTIAN MENGAPA TUHAN MENYEBUT KITA MAHAKARYA-NYA

Bahan renungan:

Efesus 2:10 Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

Di dalam terjemahan New Living Translation, ayat di atas berbunyi, “We are God’s masterpiece. He has created us anew in Christ Jesus, so we can do the good things he planned for us long ago.”

(Baca juga: YESUS ADALAH HAL TERBAIK YANG DAPAT KITA BERIKAN BAGI KELUARGA KITA)

Ayat di atas mengatakan bahwa kita adalah mahakarya Tuhan. Kita diciptakan dahsyat, karena yang menciptakan kita sangat dahsyat. Jika kita kagum terhadap keindahan alam, seharusnya kita lebih kagum lagi ketika melihat diri kita di kaca. Ya, karena kita, Anda dan saya, adalah ciptaan Tuhan yang paling hebat.

Setidaknya ada empat pengertian mengapa Tuhan menyebut kita sebagai mahakarya-Nya. Dalam bahasa Yunani, kata “mahakarya” ditulis “poiema” yang merupakan akar dari kata poem (puisi). Ya, Tuhan merajut kita seindah puisi. Kata “poiema” memiliki beberapa pengertian, antara lain: diciptakan untuk menjadi pengarang atas sesuatu, selalu siap sedia, untuk menghasilkan buah, dan untuk bertindak benar.

Saya ingin menjelaskan keempat pengertian di atas, supaya kita dapat memahami betapa luar biasanya kehidupan yang Tuhan berikan kepada setiap kita.

1. Diciptakan untuk menjadi pengarang atas sesuatu
Kita tidak diciptakan untuk menjadi orang yang biasa-biasa atau rata-rata. Kita diciptakan untuk perkara yang besar, yang memberikan dampak bagi banyak orang. Tuhan ciptakan masing-masing kita unik, dan saking uniknya, ada proyek atau pekerjaan yang hanya dapat maksimal jika kita yang mengerjakannya.

2. Selalu siap sedia
Tuhan berikan kita Roh Kudus dan kuasa kepada kita, supaya kita menjadi orang-orang yang selalu siap sedia dalam segala keadaan. Kita diciptakan untuk cakap menanggung segala sesuatu di dalam Kristus yang memberikan kekuatan.

3. Untuk menghasilkan buah
Tuhan tidak menciptakan kita menjadi orang yang pasif, melainkan orang-orang yang aktif dan produktif. Tuhan ingin kita berbuah lebat, sehingga buah-buah kita dapat dinikmati oleh banyak orang.

(Baca juga: SELESAIKAN PERTANDINGAN HIDUP ANDA!)

4. Untuk bertindak benar
Sebagai mahakarya Tuhan, sudah semestinya kita hidup dalam nilai-nilai yang benar sesuai dengan Pencipta kita. Kita perlu menjadi orang-orang yang memihak kepada kebenaran, yang memegang teguh nilai-nilai yang Kristus ajarkan. Supaya, dunia dapat menjadikan kita panutan dalam hidup benar. (penulis: @mistermuryadi)

= = = = =

Jika blog ini memberkati Anda, pertimbangkanlah untuk menabur. Anda dapat memberikan donasi ke: BCA 7340 12 6160 a/n Zaldy Muryadi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s